Senin, 14 Okt 2019

KPUD Simalungun Disomasi Harus Pindah 2 Kali dalam 24 Jam

Jumat, 17 Januari 2014 18:04 WIB
SIB/Jheslin M Girsang
ANGKAT TANGAN : Kapolres AKBP Andi S Taufik SIK MSi, Eka Hendra mewakili Bupati DR JR Saragih SH MM, Dandim 0207/SML Letkol Inf Parluhutan Marpaung, Ketua KPUD Porang, Ketua Panwaslu, Ketua DPRD diwakili Benhard Damanik, Danyonif 122/TS foto bersama sambi
Simalungun(SIB)- Pemerintah Kabupaten Simalungun mensomasi KPUD Simalungun agar pindah kantor limit waktu 2 kali dalam 24 jam dari Jalan Asahan Km 3,5 Kecamatan Siantar ke Kota Pamatangraya. Somasi tersebut sebagai bentuk peringatan guna mensukseskan pemilihan umum (Pemilu) April mendatang.

“Pemerintah Kabupaten Simalungun sudah memberikan somasi 2 kali dalam 24 jam terkait perpindahan Kantor KPUD Simalungun. Mereka harus pindah, tidak ditawar-tawar, hari ini terakhir,” tegas Eka Hendra Asisten I Pemkab Simalungun kepada wartawan di Mapolres Simalungun Pamatangraya, Jumat (17/1), seusai melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan instansi membahas penyelengaraan Pemilu.

Dalam pertemuan tersebut, Eka Hendra mewakili Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM yang juga dihadiri Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufik SIK MSi, Dandim 0207/SML Letkol Inf Parluhutan Marpaung, Ketua KPUD Simalungun Porang, Ketua Panwaslu, Ketua DPRD diwakili Benhard Damanik, Danyonif 122/TS, Kajari Simalungun, Pimpinan SKPD Simalungun, jajaran Kapolsek dan para Camat.     
Eka Hendra menyebutkan, Pemkab Simalungun sudah melakukan pertemuan dengan KPU Provinsi beberapa waktu lalu. Oleh KPU provinsi, lanjut Eka, menargetkan agar perpindahan Kantor KPUD Simalungun harus tuntas Januari 2014.

“Ditargetkan oleh KPU Provinsi, bulan Januari harus selesai. Tapi kalau mereka (KPUD Simalungun) mau mengulur-ulur waktu, berarti mereka yang mau mengingkari janji. Karena di KPU Sumatera Utara, siap pindah,” terang Eka.

Terpisah, Ketua KPUD Simalungun Porang bersikeras tidak ‘mengindahkan’ somasi tersebut. Kantor KPUD Simalungun tetap bertahan di Jalan Asahan Km 3,5 Kecamatan Siantar-Simalungun. 

“Tidak mau pindah sebelum habis Pemilu. Bukan kita tidak mau pindah, habis Pemilu kita pindah,” ungkapnya. 

Ia mengatakan, banyak permasalahan yang akan dihadapi jika Kantor KPUD Simalungun pindah mengingat Pemilu tinggal beberapa bulan lagi. Misalnya, kendala operasional pengangkutan barang-barang dari kantor yang lama ke kantor baru. Menurutnya, proses perpindahan kantor membutuhkan waktu cukup lama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Menyikapi hal itu, Eka Hendra menyebutkan, Pemkab Simalungun siap membantu proses perpindahan Kantor KPUD. Jaminan keamanan juga disiapkan dan tidak ada alasan masalah keamanan.

“Kita sudah fasilitasi perpindahannya. Soal waktu, keamanan, kita persiapkan. Truk juga kita siapkan. Tidak ada istilahnya masalah keamanan terganggu,” kata Eka.

Jika kelak somasi tidak diindahkan, dimungkinkan akan dilakukan musyawarah. Kata Hendra, Forum komunikasi daerah akan memanggil Pemkab Simalungun dan KPU untuk melakukan musyawarah terkait perpindahan Kantor KPUD.(C6)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments