Senin, 21 Sep 2020

Jelang Pilpres, Sibolga Aman dan Kondusif

Senin, 30 Juni 2014 15:02 WIB
Sibolga (SIB)- Suasana di Kota Sibolga menjelang pelaksanaan pilpres masih aman dan kondusif. Diperkirakan semakin dekat pelaksanaan pilpres suasana akan semakin hangat dan seru. Pembicaraan warga yang dapat ditangkap di sudut-sudut  kota, di warung makan, lapo tuak dan tempat mangkal lainnya, ternyata dukungan kepada capres Prabowo Sugianto dan Joko Widodo hampir berimbang.

Kapolres Kota Sibolga AKBP Guntur Agung Supono SiK Msi yang diwawancarai SIB di ruang kerjanya, Sabtu (28/6), mengakui adanya peningkatan suhu politik di Sibolga jelang pilpres meskipun masih aman dan terkendali. ”Sangat wajar, karena warga saat ini diperhadapkan pada dua pilihan. Opini pun berkembang dan dibangun untuk memengaruhi dan meyakinkan pemilih, meskipun sejauh amatan kita, pergerakan sosial dan pendapat seperti itu wajar di era demokrasi,” ucapnya.

Lantas dengan kondisi yang aman tersebut, Agung  justru tidak “under estimate” menyikapinya. ”Bercermin pada pileg lalu yang berjalan kondusif dan prosesnya begitu cepat hingga rekapitulasi hasil Pemilu, konsep dan strategi pengamanan yang diterapkan ketika itu, akan tetap kita lakukan di pilpres, tak ada ada celah untuk lengah,” tandasnya.

Strategi yang dibangun, kehadiran “polisi sebagai parhobas” di tengah  masyarakat yang sedang berdemokrasi harus memberikan rasa nyaman dan aman. Polisi yang hadir di setiap tahapan, mulai dari kedatangan logistik, pendistribusian surat suara/kotak suara, sosialisasi, kampanye, masa tenang hingga pemilihan di hari-H akan menghilangkan prasangka tidak jujur, tidak steril dan prasangka kecurangan pada penyelenggaraannya.

Saat kampanye, Polres Sibolga melakukan pengamanan dan pengawalan, serta menjaga agar tidak terjadi benturan di lapangan.

Personil polisi juga akan  ditempatkan di setiap kelurahan, minimal 2 personil, termasuk mengamankan 112 TPS yang ada di Kota Sibolga. Tugas polisi juga terbagi,  misalnya ada tim pengendali massa hingga tim negosiator.

Perwira jebolan Akpol tahun 1995 itu berharap, dalam memasuki masa tenang, masing masing tim sukses dapat berperan menurunkan baliho dan spanduk masing-masing calon. Sosialisasi secara intensif juga sangat perlu dilakukan penyelenggara pemilu (KPU) dan Bawaslu. (E7/i)
T#gs Jelang
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments