Minggu, 17 Nov 2019

Jelang Pelantikan Presiden, Kota Sibolga "Digoyang" Rencana Unjuk Rasa 10 Ribu Orang

bantors Kamis, 17 Oktober 2019 14:42 WIB
SIB/Helman
WAWANCARA: Kapolres Sibolga Edwin Harianja didampingi Kapolres Tapteng, Dandim, Danlanal, Dandempom, mewakili Danrem saat diwawancarai di sela silaturahmi di Sibolga, Rabu (16/10).
Tapteng (SIB) -Menjelang pelantikan Presiden/Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2019, Sibolga "digoyang" rencana unjuk rasa 10 ribu orang dari aliansi nelayan bersatu Sibolga-Tapanuli Tengah.

Surat pemberitahuan aksi sudah disampaikan ke Polres Sibolga, namun oleh Kapolres tidak diberikan ijin.

Informasi yang diperoleh SIB, rencana unjuk rasa berlangsung di Markas Komando Angkatan Laut Sibolga, Kamis 17 Oktober 2019, pukul 09.00 WIB, dengan alat peraga spanduk, telur busuk, tomat busuk ban bekas dan lainnya.

Kapolres Sibolga Edwin Harianja di sela silaturahmi bersama TNI/Polri di Jalan Ahmad Yani Sibolga kepada SIB, Rabu (16/10) mengakui ada surat pemberitahuan aksi yang masuk ke Polres Sibolga, namun tidak diberi ijin.

"Tidak ada ijin," kata Kapolres seraya mengatakan TNI/Polri terus melakukan patroli keamanan.

Kapolres mengaku siap menjaga situasi Kamtibmas di Sibolga menjelang pelantikan presiden/wakil presiden. Perwira melati dua itu mengajak masyarakat Sibolga dan Tapteng untuk berdoa bersama supaya pelantikan berlangsung aman dan kondusif. (G04/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments