Selasa, 17 Sep 2019

Jelang Akhir Tahun, BPJS Kesehatan Wajibkan Bayi Baru Lahir Daftar Peserta JKN-KIS

Admin Kamis, 20 Desember 2018 17:07 WIB
SIB/Dok
Sibolga (SIB) -Menjelang akhir tahun 2018 ini, BPJS Kesehatan mewajibkan bayi baru lahir didaftarkan menjadi peserta JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat).

"Bayi baru lahir dari peserta JKN-KIS wajib didaftarkan ke BPJS Kesehatan paling lama 28 hari sejak dilahirkan sesuai Perpres Nomor 82/2018 tentang JKN," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga Rudhy Suksmawan Hardiko dalam penjelasannya pada kegiatan konferensi pers, Rabu (19/12) di kantor BPJS Kesehatan Cabang Sibolga di Jalan FL Tobing Sibolga.

Menurutnya, jika sudah didaftarkan dan iuran sudah dibayarkan maka bayi tersebut berhak memperoleh jaminan pelayanan kesehatan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

"Perpres ini membawa angin segar bagi implementasi program JKN-KIS karena tidak hanya menyatukan sejumlah regulasi yang awalnya diterbitkan masing-masing instansi juga menyempurnakan aturan sebelumnya," katanya.

Berbeda dengan bayi baru lahir dari peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) maka akan secara otomatis status kepesertaannya mengikuti orang tua sebagai peserta PBI.

Sedangkan bayi baru lahir bukan dari peserta JKN-KIS, maka diberlakukan ketentuan pendaftaran peserta PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) yaitu proses verifikasi pendaftarannya memerlukan 14 hari kalender dan setelah melewati rentang waktu itu iurannya baru bisa dibayarkan.

"Diimbau para orang tua untuk segera mendaftarkan diri dan keluarganya menjadi peserta JKN-KIS agar proses pendaftaran dan penjaminan sang bayi lebih praktis,' katanya. (G04/d)
Editor: Admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments