Minggu, 08 Des 2019

Jalinsum Medan - Aceh Terbelah di Brandan Barat Langkat, Belum Ada Upaya Perbaikan

admin Jumat, 01 Februari 2019 12:27 WIB
SIB/Lesman Simamora
Terbelah : Jalinsum Medan-Aceh terbelah, tepatnya di Kelurahan Tangkahan Durian Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat, foto dipetik, Kamis (31/1).
Brandan Barat (SIB) -Empat hari Jalinsum Medan-Aceh, terbelah dan amblas, tepatnya di Kelurahan Tangkahan Durian Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat, namun hingga Kamis (31/1), belum ada perbaikan dari instansi terkait.

Kini kondisi permukaan badan jalan terbelah diperkirakan selebar 5 Cm dengan panjang sekira 20 meter. Bahkan terlihat badan jalan aspal sudah miring sebelah kiri kalau kita melintas dari arah Besitang menuju Pangkalan Brandan, sesuai pantauan SIB di lapangan.
Akibat badan jalan yang terbelah dan amblas, para pengemudi kendaraan sangat berhati-hati saat melintas. Khususnya bagi pengemudi kendaraan berat seperti truk, mereka terpaksa mengambil jalur kanan guna menghindari ruas jalan yang terbelah.
Untuk mengantisipasi jatuhnya korban, warga setempat menanam sejumlah dahan pohon sebagai tanda bahwa pengguna jalan harus berhati-hati apalagi saat melintas di malam hari.

Tidak hanya itu, kata dia, warga juga terpaksa membuat penerangan ala kadarnya dengan membakar beberapa ban bekas di beram jalan, termasuk menimbun retakan jalan dengan material tanah guna mengantisipasi agar roda sepedamotor dan Betor, tidak terperosok ke dalam lobang.

"Rabu malam, akibat badan jalan rusak, nyaris menelan korban jiwa. Dua pengguna jalan datang dari arah Besitang menuju Pangkalan Brandan, terjatuh akibat roda sepedamotor terperosok ke lobang badan jalan terbelah," ujar Junaidi yang ditemui SIB di lokasi jalan amblas.

Dia meminta agar pemerintah Sumatera Utara segera memperbaiki badan jalan yang terbelah dan amblas. "Kita kuatir kalau jalan amblas tidak segera ditangani akan memakan korban jiwa," ucapnya.

Sangat disayangkan, lanjut dia, meski kondisi badan jalan sudah mengkhawatirkan, namun sejauh ini belum terlihat adanya petugas dari instansi terkait yang mengatur lalulintas di lokasi jalan tersebut.

"Kita sangat berharap jangan sampai terjadi lagi kecelakaan lalulintas di tempat sepi seperti ini apalagi pada malam hari, siapa yang akan menolong korban, makanya sebelum korban berjatuhan tolong segera ditangani, jangan sampai menunggu badan jalan ambruk ke jurang," terangnya. (A28/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments