Rabu, 19 Feb 2020

Jalan Pasir Mbelang-Pasir Tengah Dairi Nyaris Terputus

redaksisib Rabu, 22 Januari 2020 21:23 WIB
SIB/Theopilus Sinulaki
MBLAS: Camat Tanah Pinem Sion Sembiring (3 dari kanan) didampingi Kepala Desa Pasir Mbelang Ernita br Ginting anggota Babinkamtibmas Polsek Tanah Pinem Brigadir Mbuah Tarigan meninjau kondisi bahu jalan yang amblas tepatnya di perladangan kendit liang Desa Pasir Mbelang-Dairi, Senin (20/1).
Kuta Buluh (SIB)
Akses jalan penghubung antar desa di Kecamatan Tanah Pinem Dairi, tepatnya di lokasi perladangan kendit liang Desa Pasir Mbelang nyaris terputus. Pasalnya badan jalan amblas sedalam 1-2 meter, Jumat (17/1) malam, akibatnya akses transportasi hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Warga setempat didampingi Babinkamtibmas Polsek Tanah Pinem, Brigadir Mbuah Tarigan langsung memasang garis pengaman untuk menghindari kecelakaan kendaraan yang melintas.

Camat Tanah Pinem Sion Sembiring didampingi Brigadir Mbuah Tarigan, Kepala Desa Pasir Mbelang Ernita br Ginting bersama beberapa warga langsung ke lokasi, Senin (20/1) untuk mengetahui dan melaporkan kejadian itu ke Pemkab Dari.

Dibenarkan Sion Sembiring, sesuai kondisi ruas jalan untuk sementara tidak bisa dilalui mobil truk. Menurutnya, akses jalan tersebut merupakan jalur penguhubung ke beberapa desa yakni Pasir Tengah, Mangan Molih, Lau Njuhar, Liang Jering dan Alur Subur yang merupakan sentra pertanian penghasil jagung.

Sentosa Pinem warga Pasir Tengah dan RH Simanjuntak warga Desa Renun berharap agar kondisi jalan itu segera diperbaiki oleh instansi terkait. Lebih jauh disampaikan Sentosa Pinem, bahwa saat ini sudah mulai masa panen jagung, sehingga akses transportasi Pasir Tengah dan Pasir Mbelang jangan sampai terputus, karena kedua desa bertetangga itu memiliki wilayah pertanian yang berdampingan. Apalagi sejak kejadian itu, truk angkutan jagung ke Medan harus mengambil jalur alternatif ke arah Desa Lau Baleng Kabupaten Karo.

Informasi yang diproleh dari warga, bahwa pihak BPBD Dairi sudah turun ke lapangan untuk memantau kondisi jalan, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan, jelas Juntak. (K01/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments