Kamis, 20 Jun 2019

Jalan Longsor di Juma Teguh Dairi Semakin Mengkhawatirkan

admin Rabu, 12 Juni 2019 12:46 WIB
SIB/K04
Belum tersentuh. Badan jalan kabupaten Sidikalang-Bunturaja yang longsor di Sibanban, Desa Juma Teguh, Kecamatan Siempat Nempu, Dairi, terabaikan hampir setahun. Dalam waktu dekat, Pemkab Dairi akan memperbaiki dengan menggunakan Dana APBD Induk, Kamis (6/6).
Sidikalang (SIB) -Longsor yang nyaris memutuskan badan jalan Sidikalang-Bunturaja di Sibanban, Desa Juma Teguh, Kecamatan Siempat Nempu, Dairi, hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. Longsor badan jalang yang terjadi pada pertengahan September 2018 tersebut, semakin mengkhawatirkan karena longsornya semakin meluas.

Sebelumnya, Camat Siempat Nempu, Robot Simanullang menyebutkan telah menyurati Bupati Dairi cq Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dairi tertanggal 1 Oktober 2018, dengan nomor 363/864 perihal laporan bencana alam. Namun, hingga berakhirnya Tahun Anggaran (TA) 2018, tidak terlihat penanganan secara serius dari Pemerintah Kabupaten Dairi.

Warga yang melintasi badan jalan tersebut sangat berharap adanya perbaikan segera. Warga mengatakan, kalau dibiarkan, bahu jalan yang saat ini dipergunakan menjadi badan jalan, bisa longsor dan amblas lagi. Karena, sisi jalan saat ini merupakan parit dan air tetap mengalir, apalagi saat hujan air yang mengalir cukup deras.

Selain mengkhawatirkan, warga juga mengeluhkan permukaan badan jalan saat ini yang tidak rata. Demikian juga kondisi jurang di salah satu sisi jalan yang menganga, membuat warga semakin takut melintas.

"Kalau saat gerimis, kami sudah takut untuk melintas dan khawatir akan terjadi longsor lagi jalan ini. Padahal, banyak anak-anak yang merupakan pelajar melintasi jalan ini, sehingga kita juga khawatir terhadap anak-anak," keluh warga beberapa waktu lalu.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dairi, Frianto Naibaho ST kepada SIB Selasa (11/6) mengakui, adanya perbaikan segera terhadap badan jalan longsor di Juma Teguh. Diakuinya, saat ini PUPR Dairi sedang melaksanakan pelelangan.

"Saat ini sedang proses tender. Rencana peningkatan jalan, sekalian perbaikan badan jalan pada titik-titik yang terkena bencana alam. Pagu anggarannya senilai Rp. 11 M dengan rencana sepanjang 4.4 KM," ujar Naibaho. (K04/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments