Kamis, 19 Sep 2019

Jalan Lingkar Luar Aek Batu-Simaninggir Mendesak Direalisasikan

admin Jumat, 14 Juni 2019 17:48 WIB
SIB/ Barita Manullang
MACET: Arus lalulintas sepanjang jalan protokol Kotapinang macet total dengan antrian kendaraan sangat panjang, Rabu (12/6). Masyarakat mendesak agar pembangunan jalan lingkar luar Aek Batu-Simaninggir Kotapinang secepatnya direalisasikan karena akses jalan lintas yang ada tak mampu lagi menampung kendaraan yang melintas.
Kotapinang (SIB) -Kalangan DPRD Labuhanbatu Selatan (Labusel) mendesak pembangunan jalan lingkar Aek Batu-Simaninggir Kotapinang secepatnya direalisasikan. Pasalnya, jalan lintas Kotapinang sudah tak mampu lagi menampung kendaraan. Untuk mewujudkannya diperlukan sinergitas pemerintah, BUMN dan swasta, karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terbatas.

Hal itu dikatakan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Labusel, Husni Rizal Siregar, Rabu (12/6), menanggapi pernyataan masyarakat terkait jalan lintas Sumatera di Kotapinang sudah tak mampu lagi menampung kendaraan berat yang melintas.

"Kita paham betul apa yang diungkapkan dan dibutuhkan masyarakat. Tapi pembangunan infrastruktur jalan lingkar luar kota sepanjang puluhan kilometer dan jembatan Sungai Barumun membutuhkan dana yang besar mencapai puluhan miliar rupiah, sementara kemampuan APBD Labusel terbatas," ujar Husni.

Namun, keterbatasan anggaran tersebut bukan berarti pemerintah daerah berhenti membangun infrastruktur yang merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Pemerintah, lanjutnya, bisa menggandeng badan usaha swasta dan BUMN atau dengan dana pinjaman luar negeri (Loan).

Anggota Fraksi Partai Hanura M Aris mengatakan solusi tersebut perlu ditawarkan kepada Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat) dan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) maupun. BUMN serta sektor badan usaha swasta lainnya.

Aris mengatakan, pembangunan jalan lingkar luar Kotapinang sudah sangat mendesak guna mengatasi kemacetan di pusat jalan protokol di Kotapinang yang dinilai tidak mampu lagi menampung kendaraan sehingga setiap hari terjadi kemacetan panjang.

"Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan sudah harus secepatnya menemukan solusi, karena jalan lintas yang ada sekarang ini sudah tergolong rawan dan darurat, apalagi setiap hari terjadi kemacetan dan kecelakaan yang berdampak buruk bagi keselamatan pengguna jalan," katanya.

Dicontohkannya, Rabu (12/6) siang, lalulintas di jalan protokol pusat kota macet total dengan antrean kendaraan sangat panjang. Padahal, tidak ada jalan rusak di kawasan tersebut.

"Dari pengamatan kita di lokasi, jalan lintas yang masuk ke Kotapinang sudah benar-benar tidak layak lagi dijadikan jalan utama bagi kendaraan besar sehingga sangat wajar pembangunan jalan lingkar luar kota segera diprioritaskan," kata Aris. (L05/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments