Rabu, 23 Jan 2019

Jalan Desa Purba Bersatu- Purba Sianjur Rusak Parah

* Warga Minta Pemkab Humbahas Perbaiki
admin Minggu, 06 Januari 2019 15:27 WIB
SIB/Aperilman Rambe

RUSAK: Kondisi Jalan Rambe Anak Raja, Desa Purba Bersatu yang menghubungkan beberapa desa di Kacamatan Pakkat, Humbahas Rusak Parah. Terlihat Seorang pengendara motor kesulitan saat melewati jalan rusak tersebut, Rabu (2/1).

Pakkat (SIB) -Warga Desa Purba Bersatu, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengeluhkan kerusakan Jalan Rambe Anak Raja yang menghubungkan Desa Purba Bersatu-Desa Purba Sianjur yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah. Jalan sepanjang sekitar 3 km yang telah rusak selama sekitar dua tahun tersebut, merupakan jalur perekonomian masyarakat.

Saat musim kemarau, jalan berdebu sehingga masuk ke dalam rumah warga dan mengganggu kesehatan masyarakat. "Saat angin kencang dan dilewati kendaraan besar seperti truk dan bus, debu dari jalan berterbangan hingga masuk ke dalam rumah. Ini bisa mengganggu kesehatan warga. Kondisi ini sangat dikeluhkan warga," kata Seorang warga bermarga Purba.

Menurut dia, kerusakan jalan desa tersebut terhitung parah. Sebagian jalan aspalnya mengelupas dan bergelombang. Kondisi ini membuat jalan menjadi rawan kecelakaan. "Sudah ada beberapa warga yang mengalami kecelakaan di jalan itu. Sebelum ada korban jiwa, kami berharap pemerintah (Pemkab Humbahas) segera memperbaiki jalan desa kami," tuturnya.

Hal yang sama juga dikatakan pengendara yang melintas Bermarga Sihotang, jalan tersebut rusak sudah sekitar 2 tahun dan jalan yang menghubungkan Desa Purba Bersatu-Desa Purba Sianjur tidak hanya menjadi akses perekonomian masyarakat Desa Purba Bersatu melainkan jalan satu-satunya akses beberapa desa yang ada disekitar yakni Desa Karya, Manalu, Sipagabu, Banuarea dan Pulogodang.

"Jadi fungsi jalan ini, juga sebagai jalur satu-satunya jalan penghubung beberapa desa untuk menuju pusat Kota Kecamatan Pakkat. Menilik segi manfaatnya tinggi, maka kami berharap kepada Pemkab Humbahas bisa mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki jalan ini karena desa tidak mampu memperbaiki sendiri," ujarnya.

Pengamatan di lapangan Rabu, (2/1) terlihat kondisi jalan sangat memprihatinkan, lapisan aspal pada badan jalan sudah tidak terlihat lagi. Berbatuan kecil sudah muncul kepermukaan sehingga pengendara khususnya roda dua harus ekstra hati-hati saat melintas. (AM/l)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments