Senin, 06 Apr 2020

    Hutan Bakau di Pantai Labuhanbatu Rusak

    Kamis, 26 Maret 2020 21:01 WIB
    Foto SIB/Dok

    RUSAK: Hutan bakau di kawasan Pantai Kahona Desa Seisitukang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu, rusak akibat abrasi, Jumat (20/3). Kerusakan hutan bakau di pesisir Labuhanbatu perlu mendapat perhatian pemerintah, karena bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. 

    Labuhanbatu (SIB)
    Hutan bakau di kawasan pesisir pantai Kabupaten Labuhanbatu banyak yang rusak. Tanaman bakau di sekitar objek wisata bahari Desa Seisitukang Kecamatan Panai Hilir yang dinamai masyarakat Pantai Kahona, juga rusak akibat abrasi. Pantai Kahona itu pernah diusulkan Bupati Labuhanbatu ke Kementerian Pariwisata untuk menjadi kawasan wisata nasional.

    Warga di sana mengeluhkan kerusakan hutan bakau tersebut. Karena hutan bakau bermanfaat menjaga erosi dan tempat berlindung ikan dan udang.

    Pengamat sosial yang juga advokat di Kabupaten Labuhanbatu, Nasir Wardiansyah Harahap saat berkunjung ke Pantai Kahona, Jumat (20/3) menyebut dari pengamatannya, hutan bakau itu banyak yang rusak akibat abrasi.

    Padahal, tahun 2017, teman-teman kita penggiat lingkungan menanam ratusan bahkan ribuan bibit pohon bakau di sini. Ternyata tidak ada yang tumbuh, bahkan pohon-pohon bakau yang sudah besarpun tumbang akibat terpaan ombak. Untuk itu, sangat diharapkan perhatian pemerintah membuat tanggul penahan ombak, sehingga hutan bakau terlindungi.

    Dia menyebut, hutan bakau dan pantai bermanfaat untuk ekowisata dan sangat membantu ekonomi masyarakat sekitar.
    "Selain itu, pola konservasi juga sangat berguna untuk menjaga alam tetap terjaga. Jika masyarakat banyak yang berkunjung ke Pantai Kahona ini, maka secara otomatis ekonomi masyarakat sekitar akan meningkat. Pemkab Labuhanbatu juga menerima dampak positif dari pendapatan asli daerah (PAD)," sebutnya.

    Menurutnya, Pantai Kahona cukup strategis untuk dijadikan objek wisata bahari, karena lautnya persis di muara Selat Malaka.
    "Jika Pantai Kahona ini ditata dengan baik, tidak tertutup kemungkinan wisatawan dari Malaysia dan Singapore akan berkunjung ke pantai ini," harapnya. (BR6/d)


    T#gs
    Berita Terkait
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments