Sabtu, 04 Apr 2020

Harga Kebutuhan Pokok di Kisaran Berfluktuasi

Kamis, 16 Januari 2014 10:44 WIB
Kisaran (SIB)- Memasuki awal tahun 2014, cuaca ekstrim masih terus berlanjut ditambah lagi terjadinya erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo membuat lahan pertanian rusak sehingga para petani gagal panen. Kegagalan panen petani berimbas kesejumlah daerah sehingga beberapa harga komoditas pertanian menjadi naik. Di beberapa pasar tradisional Kisaran seperti Pasar Bakti, Pasar Haji Misbah dan Pasar Kartini harga-harga kebutuhan pokok berfluktuasi.

Menurut Basa Tua Napitupulu, R Br Sitorus pedagang sayur mayur di Pasar Tradisional Haji Misbah kepada SIB, Rabu (15/1) menyebutkan, untuk saat ini harga Cabe merah berkisar 42.000-48.000/kg, cabe rawit 30.000-36.000/kg, Bawang Jawa 25.000-28.000, Bawang Bombay kecil 14.000/kg, Tomat 12.000-14.000/kg, Kentang 9.000/kg, Bawang pre 2.000-4.000 per ikat, Kubis 3.000-5.000/kg, Sawi 4.000-6.000, Telur ayam negri 32.000/papan, Minyak makan curah 12.000-16.000.

Dikatakan, keadaan harga tersebut masih bisa berfluktuasi mengingat di Kabupaten Karo sebagai sentral pertanian dengan sebutan 'barang gunung' nya tidak bisa tersalurkan kedaerah-daerah lainnya akibat erupsi Gunung Sinabung. Selain itu, hargapun bisa naik menjelang Imlek.

Nelson Sirait, pedagang ayam di pasar tradisional Jl Cipto juga mengatakan, harga ayam kampung antara Rp35.000-45.000/kg, ayam potong Rp17.500-19.000/kg mengalami kenaikan harga Rp 5.000-10.000/kg nya. Bila dibanding dengan harga pada Desember lalu harga kebutuhan pokok saat ini, masih dikatakan stabil. Tetapi untuk harga daging sapi masih terlalu mahal 90.000-100.000/kg.

Ibu rumah tangga dan pedagang warteg sangat mengeluhkan kondisi harga yang terus berubah-ubah. (D4/x)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments