Kamis, 21 Nov 2019

Suami Meninggal Jatuh di Jalan Rusak

Gugatan Tiurlan di PN P.Siantar Hampir Setahun Belum Tuntas

Selasa, 11 Februari 2014 13:19 WIB
SIB/int
Ilustrasi
Pematangsiantar (SIB)- Gugatan Tiurlan Boru Sirait terhadap Pemko Pematangsiantar terkait jalan rusak yang mengakibatkan suaminya meninggal dunia tak kunjung putus. Hampir satu tahun sidangnya di PN P Siantar belum tuntas.

Ketika hal itu dikonfirmasi wartawan melalui hakim ketua majelis yang menyidangkan perkara tersebut Arpan Yani SH baru-baru ini menegaskan, perkara tersebut akan segera dituntaskan. "Semua perkara yang sudah diproses persidangannya pasti akan mendapat keputusan," ucapnya.

Menurut data dan pantauan wartawan, sidang atas perkara perdata tersebut dimulai sejak April 2013, setelah upaya damai gagal melalui hakim mediasi Janner Purba SH.

Diberitakan sebelumnya, Tiurlan Boru Sirait menggugat Pemko karena pada 10 Desember tahun lalu mendiang suaminya meninggal di Jalan Suri-suri Kecamatan Martoba. Suaminya terjatuh dari sepedamotor karena jalan rusak yang sedang dikerjakan Pemko tidak menggunakan tanda–tanda perbaikan.

Tiurlan pun bersama dua orang anaknya melalui Pengacara Tumpal Sinaga SH mengajukan gugatan ganti rugi Rp 200 juta kepada Pemko P Siantar terkait biaya yang dikeluarkan pada pengebumian adat Batak dan perbaikan sepedamotor.

Menurut hakim Arpan Yani SH, persidangan atas perkara itu sudah tahap pembuktian dari pihak penggugat dan tergugat, akan tetapi hingga kini kedua pihak belum menghadirkan saksi-saksi maupun bukti-bukti lainnya di persidangan sehingga perkara tersebut terkendala hampir setahun. (C2/f)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments