Kamis, 19 Sep 2019

Fitri Manullang Terima Bantuan dari Bhayangkari Polres Batubara

admin Rabu, 11 September 2019 12:41 WIB
SIB/Dapot Sirait
Bantuan : Flora Yafanika Simanjuntak anggota Bhayangkari Polres Batubara saat memberikan bantuan kepada Fitri Wahyuni Manullang.
Batubara (SIB) -Mengetahui ada 7 anak yatim piatu yang menempati rumah tidak layak huni setelah diberitakan di koran SIB, seorang Bhayangkari Polres Batubara menunjukkan kepedulian dengan berkunjung dan menyerahkan bantuan sembako di Dusun V Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datok Limapuluh Kabupaten Batubara. Selasa (10/09).

Floria Yafanika br. Simanjuntak istri Ipda P. Tamba anggota Polres Batubara mengunjungi rumah yang dihuni 7 bersaudara anak yatim piatu. Bantuan yang diberikan beras, mi instan, telur dan gula.

Flora Yafanika br Simanjuntak mengatakan cukup terharu melihat rumah sekecil itu dihuni oleh 7orang dan mengharapkan agar dapat perhatian dari pemerintah dan bantuan pekerjaan untuk Fitri agar bisa melanjutkan kehidupan dan membantu adik adiknya yang membutuhkan biaya untuk sekolah."Selaku warga masyarakat agar rasa kepedulian dan rasa gotong royong yang mulai pudar dalam kehidupan bertetangga dan masyarakat hidup kembali.tanpa harus melihat Agama dan suku. Karena kita sama sama mahkluk ciptaan Tuhan. Mudah-mudahan bantuan yang tidak seberapa ini dapat meringankan beban adik-adik", sebutnya.

Fitri Wahyuni mewakili saudaranya yang juga anak paling tua dari Alm P Manullang dengan linangan air mata menyampaikan terimakasih atas bantuan dan perhatiannya.

"Syukurlah ibu Flora datang hari ini jadi kami bisa menanak nasi. Tadi tak ada apa-apa yang bisa dimasak bu. Sekali lagi terimakasih bu", ucap Fitri terisak-isak menahan tangisnya.

Setelah viral diberitakan, Kadis Sosial Kabupaten Batubara Drs. Bahrumsyah datang langsung melihat rumah tak layak huni menyampaikan ketujuh anak yatim piatu ini akan di perhatikan dinas sosial. Di tahun 2019 bantuan rumah bedah di kabupaten Batubara ada sekitar 40 rumah dari Kemensos, Fitri Wahyuni Manullang akan mendapatkan bantuan di tahun 2020 apabila sudah terdata di basis data terpadu (BDT) fungsinya ada di Operator Desa karena sudah terintegrasi langsung ke link datanya dengan data Pusdatin di Kemensos", ujarnya.

Bahrumsyah mengimbau kepada pihak kepala Desa Simpang Dolok, supaya bisa memperhatikan dengan mendata warganya yang benar-benar tinggal di rumah yang tak layak huni. Untuk mendata keluarga yatim piatu tersebut beserta warga miskin atau pun tidak mampu supaya dimasukkan dalam usulan memperoleh bantuan PKH dan beras sejahtra (Rastra).

Di tempat terpisah Plt. Kadis Perkim Batubara Norma Siregar, SE ikut turun langsung meninjau rumah tujuh yatim piatu di Desa Simpang Dolok. Dia menjelaskan dinas yang dipimpinnya telah melakukan pendataan ke rumah yang ditempati Fitri Wahyuni Manullang bersama enam adik-adiknya.

"Rumah tersebut layak mendapatkan bantuan bedah rumah dan datanya telah masuk dalam daftar tunggu untuk memperoleh bedah rumah. Mudah-mudahan akan segera terealisasi ", ujar Norma.(A12/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments