Minggu, 05 Apr 2020

Evaluasi Kinerja OPD, Bupati Taput Instruksikan Bangun Organisasi Kuat dan Bagus

Selasa, 18 Februari 2020 16:32 WIB
Foto: SIB/Dok

INSPEKTUR: Bupati Taput Drs Nikson Nababan menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional dengan peserta pejabat eselon II,  III dan IV jajaran Pemkab Taput,  Senin (17/2) di halaman Kantor Bupati Taput. 

Tarutung (SIB)
Momentum upacara hari Hari Kesadaran Nasional (HKN) dimanfaatkan Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs Nikson Nababan untuk mengevaluasi hasil kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan pemerintahan secara khusus pelayanan kepada masyarakat.

Bertindak selaku inspektur upacara HKN dengan peserta pejabat eselon II, III dan IV, Senin (17/2) di halaman Kantor Bupati Taput, ia menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) membangun organisasi yang kuat, mantap dan bagus.

Seluruh OPD harus saling mendukung dan antar ASN saling membantu. "Jika ada yang paham menggunakan teknologi, ayo belajar dan yang sudah tau harus mengajari yang belum tau. Tujuannya adalah membuat Kabupaten Tapanuli Utara semakin baik. Saya tidak minta yang muluk-muluk, tapi ke depan kita haeus lebih baik, " sebutnya.

Secara khusus, bagi ASN yang memiliki eselon ditekankan wajib mampu mengoperasikan komputer, agar dapat lebih cepat dan fokus melayani masyarakat.

Bagian lain dari arahannya, Nikson mengingatkan bahwa ia tidak mau Pemerintan Kabupaten Tapanuli Utara dan aparatnya dianggap tidak kompeten hanya karena Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP) tidak dilakukan dengan baik kepada pemerintah atasan.

"Semua yang kita lakukan dengan baik dan pro rakyat akan dianggap tidak ada, apabila tidak kita laporkan kepada pemerintah atasan," ujarnya.

Dijelaskan berbagai program pelayanan masyarakat telah dilakukan Pemkab Taput dengan baik, namun karena pelaporannya tidak tepat waktu maka dianggap seperti tidak ada sama sekali.

Salah satu contoh adalah pelayanan di Puskesmas yang dikerjakan setara dengan pelayanan rumah sakit.
Berikutnya, menerapkan program operasional 24 jam, seluruh puskesmas di wilayah Tapanuli Utara dan sarana telah dibenahi dengan baik seperti bangunan, peralatan medis, serta sumber daya manusia untuk pelayanan kesehatan. "Namun seleruhnya seperti tidak ada karena pelaporan yang kurang. Maka lakukan pelaporan dengan baik ke pemerintah atasan, " ujarnya.

Bupati juga mengingatkan, agar kegiatan gotong royong sebagai kearifan lokal yang digalakkan Tapanuli Utara dan dilakukan setiap minggu harus diperluas untuk semua lini. Baik lingkungan kantor, sekolah maupun kalangan masyarakat luas.

"Setiap Dinas dan Kantor untuk tetap membudayakan kebersihan dan penanaman pohon, sehingga Taput memiliki ciri khas," ucapnya.

Setiap kantor juga harus terbuka kepada pelayanan masyarakat dan melakukannya secara maksimal berupa penyediaan kursi dan meja tamu, agar setiap masyarakat yang berurusan mendapat kenyamanan.

Dalam hal mempersiapkan generasi muda Taput berkarakter, mengingatkan bahwa untuk merubah mental bukan hanya dengan menuntut ilmu di dunia pendidikan. Tetapi perlu diterapkan slogan 3 S (Senyum, Sapa, Salam) akan terbentuk karakter generasi yang baik, mencintai sesama dan peka terhadap lingkungan.

"Untuk itu, saya minta setiap kantor, dinas dan sekolah membudayakan setiap Jumat dilakukan senam 3S," serunya. (BR7/c)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments