Minggu, 27 Sep 2020

Disambar Petir, Rumah Nek Darwina Nasution di Rantauprapat Hangus Terbakar

*Janda Ini Mohon Bantuan untuk Memperbaiki Rumahnya
Jumat, 02 Mei 2014 17:16 WIB
SIB/Efran Simanjuntak
MOHON BANTUAN: Nek Darwina Nasution (62), meratapi rumahnya yang tinggal rangka akibat terbakar, Kamis (1/5). Rumahnya sederhana itu terbakar setelah disambar petir, Selasa (29/4) malam. Janda ini mengharapkan bantuan dermawan untuk memperbaiki rumahnya y
Rantauprapat (SIB)- Rumah Nek Darwina Nasution (62) di Lingkungan Dewi Satika, Jalan Dewi Sartika Kelurahan Sioldengan Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu hangus terbakar setelah disambar petir, Selasa (29/4) malam sekira pukul 19:15 WIB. Seisi rumah sederhana itu  ikut ludes dilalap si jago merah. Uang Rp2 juta dan ijazah puterinya juga turut jadi abu.

“Setelah aku ditinggal suami 2 tahun lalu, semakin sakit yang kurasakan. Beginilah, rumahku sudah habis terbakar. Hanya sekejap saja rumah ini habis terbakar. Padahal, lama kami nyari uang untuk membangun rumah ini sehingga dapat dibangun tahun 2007,” kata Nek Darwina ketika ditemui wartawan SIB di lokasi, Kamis (1/5).

Nenek yang sudah janda sejak 2012 (ditinggal mati suami) itu meratapi rumahnya sambil menceritakan kisahnya pada malam naas tersebut. Malam itu hujan turun. Dia bersama puterinya, Karmila (19), berada di rumah. Setelah Karmila selesai menyetrika pakaian, mereka makan. Tak berapa lama listrik padam, dan tiba-tiba saja petir menyambar kabel listrik rumahnya. Seketika itu percikan api marak menyambar bagian atap rumah dan seisi rumah.

"Hampir saja muka anak gadisku disambar api malam itu. Pakaian yang baru digosoknya itupun habis terbakar. Hanya pakaian di badanlah yang selamat sama satu sepedamotor sempat kusorong keluar. Uangku 2 juta dan ijazah anak gadisku itu mulai SD sampai SMA juga terbakar. Selain itu, 1 sepedamotor Honda Astrea, 1 kulkas, 3 lemari, tempat tidur, kompor gas dan semuanya habis terbakar. Padahal kulkasku itu kupakai bikin es untuk kujual supaya ada beli beras.
Pisang yang baru kubeli untuk kujual ke pajak juga hangus. Lihatlah itu,” keluh Nek Darwina sambil menunjuk puluhan sisir pisang yang sudah menghitam.

Melihat maraknya api, mereka menjerit minta tolong kepada warga tetangga. Warga setempat bergegas dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya dengan menimba air dari kolam di samping rumah tersebut. Ada yang melapor ke Unit Pemadam Kebakaran Badan Kesbanglinmas Pemkab Labuhanbatu.

“Dua pemadam kebakaran datang, tetapi semuanya sudah sempat terbakar. Mereka tinggal memadamkan baranya saja,” sebutnya.

Janda ini memohon bantuan dermawan untuk membangun kembali rumahnya. Dia dibantu puteranya, Rasidin Harahap dan para tetangga membersihkan puing-puing dari dalam rumah. Pemuda setempat juga membantu dengan turun ke jalan membawa kotak amal. Nek Darwina masih akan memanfaatkan bangunan rumah yang tersisa untuk diperbaiki. Sementara, ia dan putrinya tinggal di rumah keluarga di Padangpasir sampai rumah itu layak ditempati. (D9/c)
 

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments