Kamis, 24 Sep 2020

Desa Partihaman Saroha Padangsidimpuan KLB Diare, 2 Meninggal 31 Dirawat

Selasa, 01 Juli 2014 11:27 WIB
Medan (SIB)- Hasil investigasi Kejadian Luar Biasa (KLB) diare yang terjadi di Desa Partihaman  Saroha Kecamatan Padangsidimpuan, ditemukan 2 orang meninggal dan 31 orang dirawat, Kamis (26/6).  Namun penyebab  wabah  diare tersebut  belum diketahui, karena jenis makanan yang dikonsumsi seluruh penderita dan keluarga maupun masyarakat tidak sama.

Penderita yang meninggal, Rizki Amanda (3,2 tahun) sebelumnya muntah dan mencret serta sempat mendapat perawatan bidan. Namun karena kondisinya semakin parah Rizki dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia. Sedangkan Ansor Solihin Akbar (11) juga menderita sakit perut dan muntah-muntah, kemudian dibawa ke rumah sakit  namun tidak tertolong.

Petugas kesehatan yang turun ke desa  menemukan 5 penderita lainnya masih dirawat di Pos Bidan Desa, namun pada hari yang sama  penderita bertambah menjadi 31 orang.

Dari hasil investigasi di lapangan, ditemukan kebersihan lingkungan masih kurang memadai. Sedangkan mandi cuci kakus (MCK) pada umumnya di rumah namun beberapa  keluarga masih menggunakan air sungai. Begitu juga untuk air minum sebagian penduduk menggunakan sumur gali dan sebahagian menggunakan ledeng dan depot air isi ulang.

Dinas Kesehatan Sumut  setelah menerima laporan KLB diare, langsung menurunkan tim kesehatan dengan membawa jenis obat-obatan diare serta cairan infus yang dibutuhkan penderita. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dr SH Surjantini MKes didampingi Kabid PMK dr Hikmet, Senin (30/6) menjawab SIB di Medan.

Hikmet mengatakan, tim kesehatan Sumut yang diturunkan ke lokasi KLB juga melakukan penyelidikan epidemilogi serta memberikan arahan di jajaran kesehatan Padangsidempuan guna  mengantisipasi kejadian serupa.

Selain itu, kata Hikmet  tim kesehatan dari propinsi juga melakukan pemetaan lokasi kasus KLB diare sehingga diketahui  faktor-faktor penyebab kejadian tersebut. Hingga saat ini, tim kesehatan propinsi masih berada di Padangsidempuan. (A6/i)
T#gs Desa
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments