Minggu, 20 Sep 2020

Dampak Covid-19 Pasar Tradisional di Padangsidimpuan Makin Sepi Pembeli

* Di Sibolga Normal
redaksisib Sabtu, 04 April 2020 15:02 WIB
SIB / Marlon

NORMAL : Aktivitas pasar di Kota Baringin Sibolga masih berlangsung normal, Jumat (3/4) paska merebaknya penyebaran Covid -19. 

Padangsidimpuan (SlB)
Dampak penyebaran virus corona (Covid-19) mulai menekan perniagaan, termasuk aktivitas pasar tradisional di kota Padangsidimpuan makin sepi pembeli. Dilain pihak sebagian besar warga memilih berdiam diri di rumah masing- masing.

"Omzet penjualan kita jauh berkurang dibanding sebelum Corona ini bang,"ujar seorang pedagang ikan basah di pasar Inpres Padangmatinggi, Padangsidimpuan kepada SIB, Jumat (3/4).

Dikatakannya, sejak merebaknya berita mengenai penyebaran virus corona, omzet penjualan drastis anjlok. Pembeli sepi kali, swpeti abang liat hari ini, ujar pedagang ikan tersebut yang ditimpali pedagang lainnya.

Hal yang sama dikatakan seorang penjual telor ayam, bahwa pembeli sangat sepi dan harus teriak- agar calon pembeli mau datang. Itu pun terkadang cuma melihat aja, tidak menawar malah langsung pergi, kenang ibu br Lubis ini .

Salah seorang konsumen , M Br Sirait sedang membeli ikan basah mengatakan bahwa masyarakat kebanyakan berdiam di rumah masing-masing sesuai peraturan pemerintah. “Aku keluar sebentar saat ini, karena terpaksa beli ikan untuk lauk makan nanti, ujarnya sembari berlalu.

Pengamatan wartawan SlB di beberapa pasar perniagaan, seperti Pasar Ucok Kodok, Pasar Sadabuan dan Padangmatinggi, terlihat aktifitas pasar tampak lesu dan sangat sepi pembeli. Para pedagang berharap, corona virus segera lenyap, agar pasar ramai kembali.

Sementara, aktivitas pasar tradisional di Sibolga masih berlangsung normal, paska merebaknya penyebaran Covid -19.

Pantauan wartawan, Jumat pagi (3/4) di pasar Kota Baringin Sibolga di Jalan S Parman Sibolga memperlihatkan aktivitas di pasar yang menjual kebutuhan pokok, buah dan sayur mayur tersebut masih berlangsung normal.

Bu Ani (50) salah seorang pedagang sayur mengatakan, pasar masih tetap buka seperti biasa.

"Masih jualan tiap hari dan pembeli juga masih datang," katanya.

Menurutnya, belum ada kenaikan harga barang dagangan yang dijual.

Terpisah, Kadis Perindag Pemko Sibolga Agung Barus kepada wartawan via seluler mengatakan, jam operasi pasar sampai saat ini masih normal.

Menurutnya, terkait antisipasi penyebaran Covid-19 di pasar pihaknya sudah melakukan imbauan melalui spanduk dan pengumuman.

"Imbauannya agar tetap mentaati aturan pemerintah dengan menjaga jarak, memakai masker /penutup mulut dan selalu menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan setiap menyentuh benda," katanya.

Pihaknya juga menyediakan fasilitas cuci tangan di lokasi pasar termasuk secara mandiri melakukan penyemprotan disinfektan.

Selain itu, lanjut Agung pihaknya juga menyurati para distributor, grosir, pemilik toko dan pedagang untuk mencegah panic buying.

Surat Dinas Perindag Pemko Sibolga Nomor : 501/714/IV/2020 ini berupa imbauan agar dapat membantu upaya pemerintah Kota Sibolga dalam pencegahan kepanikan pembelian (Panic buying) kebutuhan barang pokok.

"Akibat merebaknya Covid-19, distributor dan pedagang agar melayani permintaan konsumen / masyarakat dalam jumlah sewajarnya," katanya. (G06/G05/G03/c)
T#gs COVID-19covid 19Kadis Perindag Pemko Sibolga Agung BarusPadangsidimpuanPasar TradisionalSepi PembeliSibolga
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments