Selasa, 14 Jul 2020

DPRD Tobasa PErtanyakan Pelantikan Pejabat, Tapi Masih Banyak Jabatan yang Lowong

*Akibatnya Terjadi Pengembalian Dana ke Kas Daerah Rp980 Juta
Kamis, 16 Januari 2014 11:05 WIB
Tobasa (SIB)- Pelantikan pejabat eselon di jajaran Pemkab Toba Samosir sering dilakukan, namun beberapa jabatan masih lowong.

Hal ini menjadi sorotan DPRD Toba Samosir seperti disampaikan Badan Anggaran DPRD Tobasa pada rapat paripurna DPRD Tobasa dipimpin ketuanya Sahat Panjaitan, Rabu (15/1) di gedung dewan Jalan Sutomo Pagar Batu Balige.

Pada rapat paripurna tentang laporan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD Tobasa dan pandangan umum dan tanggapan perorangan DPRD Tobasa, mewakili Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tobasa Jojor Napitupulu, mempertanyakan  banyaknya jabatan eselon lowong  di lingkungan Pemkab Tobasa.

Menurutnya, akibat banyaknya jabatan eselon yang kosong itu, terjadi pengembalian dana berupa belanja tidak langsung ke kas daerah  sebesar Rp 980.880.000.

“Dalam hal pembayaran belanja langsung seperti gaji PNS, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan dengan ares 2,5 %, namun sesuai dengan data, terdapat beberapa jabatan yang masih lowong,” sebut Napitupulu di hadapan Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjutak, Wabup Liberty Pasaribu SH MSi, Sekdakab Liberty Manurung, perwakilan Uspida serta sejumlah pejabat SKPD, dan para camat.

Adapun jabatan yang lowong tersebut, kata Napitupulu, eselon IIIA 4 orang, eselon IIIB 1 orang, eselon IVA 66 orang, eselon IVB 48 orang dan eselon VA 46 orang. “Akibat kekosongan jabatan ini, pengembalian dana berupa belanja tidak langsung ke kas daerah Rp 980.880.000,” tegas istri mantan Ketua DPRD Tobasa ini.

Pertanyakan Pengadaan Tong Sampah

Sementara itu, Jojor juga mempertanyakan pengadaan tong sampah yang setiap tahun dianggarkan di Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Tobasa termasuk di Badan Lingkungan Hidup dan Pertambangan Toba Samosir mulai tahun 2010 sampai 2014.

“Tiap tahun anggaran pengadaan tong sampah ditampung, namun baru 3 bulan atau 4 bulan sudah langsung hilang satu persatu, “sebut Jojor.

Atas kondisi ini, Banggar DPRD Tobasa mempertanyakan bagaimana pengawasan dan sosialisasi dari Pemkab Tobasa melalui dinas terkait atas kegiatan dimaksud sehingga tong sampah tersebut satu persatu dalam kurun 3-4 bulan sudah hilang.

Di satu sisi Banggar juga mengingatkan Pendapatan Asli Daerah dari Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Tobasa tahun anggaran 2014 perlu ditingkatkan. (F1/f)

T#gs Tobasa
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments