Rabu, 13 Nov 2019

Benih Jagung Bantuan Pemerintah untuk Petani Karo Busuk dan Berkutu

admin Rabu, 14 Agustus 2019 16:57 WIB
SIB/Dok
BENIH BUSUK: Para petani warga Lau Garut Kecamatan Mardingding memperlihatkan benih jagung bantuan pemerintah yang busuk dan berkutu, Senin (12/8).
Tanah Karo (SIB) -Benih jagung bantuan pemerintah sumber dana APBN yang disalurkan Dinas Pertanian Provinsi Sumut ke Kabupaten Karo dikeluhkan petani. Pasalnya benih jagung busuk dan berkutu. Petani penerima bantuan terkejut bahkan kecewa, karena bibit yang diterima dinilai tidak layak tanam.

Hal itu dikatakan Sopian Sembiring petani Desa Lau Garut Kecamatan Mardinding kepada wartawan, Senin (12/8). Menurutnya, benih jagung hibrida Bisi 18 tersebut baru saja diterima melalui kelompok tani. "Bantuan benih bibit jagung Bisi 18 bantuan pemerintah tersebut baru diterima dari Dinas Pertanian. Sewaktu kita buka, ternyata sudah busuk dan berkutu," tutur Sopian.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo Metehsa Karo-Karo ketika dikonfirmasi SIB, Selasa (13/8) mengakui adanya informasi dari petani terkait kondisi bibit yang disalurkan. Ditegaskan, hal tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, kegiatan pengelola penyediaan benih tanaman pangan tersebut langsung dari pusat yang bersumber dari APBN 2019. Sementara Dinas Pertanian Karo hanya pendamping satuan kerja Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut.

"Kita sudah perintahkan agar benih yang sudah disalurkan segera ditarik. Sementara pemenang tender telah datang ke Kabupaten Karo untuk meninjau langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya, serta mereka berjanji akan melakukan pergantian, paling lama bulan September mendatang," ujar Metehsa.

Sementara data yang diperoleh dari Dinas Pertanian Karo bahwa 6 kecamatan mendapat bantuan benih jagung varitas Bisi 18 yakni Kecamatan Mardingding 45.675 Kg, Lau Baleng 49.635 Kg, Juhar 1.590 Kg, Munthe 3.675 Kg, Barusjahe 6.525 Kg dan Kuta Buluh 2.85 Kg. Total luas areal pertanaman yang mendapat bantuan benih dari APBN di Kabupaten Karo seluas 7.279 Ha dengan jumlah benih 109.185 Kg. (K01/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments