Kamis, 19 Sep 2019

Tanah Garapan Mbal-mbal Nodi Karo Menelan Korban

Batas Karo-Karo Tewas Dikeroyok 12 Penggarap Luar Daerah

admin Kamis, 12 September 2019 12:13 WIB
SIB/Theopilus Sinulaki
TERSANGKA: Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Putra Jani Purba didampingi Kepolsek Mardingding AKP L Marpaung menunjukkan 12 tersangka pembunuh Batas Karo-Karo dengan barang bukti 12 golok, Rabu (11/9) di Mapolsek Mardingding di Lau Baleng.
Tanah Karo (SIB) -Batas Karo-Karo (52) warga Dusun Payambelang Desa Mbal-mbal Petarum Kecamatan Lau Baleng, tewas mengenaskan di areal peternakan Perjalangan Mbal-mbal Nodi, Rabu (11/9) siang. Diduga korban tewas akibat dikeroyok 12 penggarap yang datang dari luar daerah dengan menggunakan parang. Korban mengalami beberapa luka bacok di bagian tubuhnya, sehingga menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan ke Puskesmas Lau Baleng. Sementara seorang penggarap berinisial BS mengalami luka tusuk di bagian punggung.

Menurut informasi yang dihimpun SIB di lapangan, rombongan yang datang dari luar daerah tersebut, sehari sebelum kejadian sudah berada di Mbal-mbal Nodi dengan mengendarai 3 mobil pribadi. Awalnya, mereka telah melakukan pematokan lahan yang sudah ditanami warga setempat. Percekcokan terjadi dengan Tarsis Maha warga Paya Mbelang. Begitu Tarsis Maha pulang ke rumah sembari memberitahukan kejadian itu, Batas Karo-Karo bersama beberapa orang mendatangi para penggarap, sehingga terjadi perkelahian di TKP persis di dekat SD Paya Mbelang. Melihat korban sudah tersungkur dan berlumuran darah, mereka langsung meninggalkan Mbal-mbal Nodi.

Menerima informasi dari masyarakat, personil Polsek Mardingding langsung terjun ke lokasi dipimpin Kapolsek Mardingding AKP Lindung Marpaung. Informasi mengatakan, para pelaku sedang meluncur dari arah Mbal-Mbal Nodi ke arah Desa Perbulan. Saat itu anggota Polsek Mardingding langsung melakukan penghadangan terhadap 2 mobil Avanza, persis di Lau Rambong Desa Perbulan.

Saat itu, 9 penumpang yang diduga terlibat dalam pembunuhan itu, langsung digelandang ke Mapolsek Mardingding di Lau Baleng.
Sementara itu, satu kelompok rekan penggarap sudah duluan keluar meluncur dari Mbal-Mbal Nodi dengan mengendarai mobil, langsung dilakukan pengejaran bekerjasama dengan Polsek Tiga Binanga. Tak lama kemudian diketahui, bahwa salah satu tersangka Beri Sembiring yang mengalami luka tusuk di punggung dirawat di Puskesmas Tiga Binanga didampingi rekannya, yang sengaja ditinggalkan rekannya, langsung diboyong ke Polsek Mardingding.

Kapolsek Mardingding AKP Lindung Marpaung yang dikonfirmasi SIB membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, para penggarap tersebut datang dari Binjai, Langkat dan Kabanjahe yang sengaja direkrut salah satu OKP dan menjanjikan kepada mereka tanah 1 hektar per orang. "Namun untuk perkembangan lebih lanjut, tunggu nanti hasil penyelidikan," kata Kapolsek.

Menurut data yang diperoleh dari Polsek Mardingding terkait identitas 12 tersangka adalah Al (42) warga Limau Sundai Binjai Barat, MR (29) warga Kabanjahe, H (27) warga Selayang Baru Langkat, MS (32) warga Telagah, Pr (27) warga Penusunen Binjai, RS (25) warga Sukanalu, EMS (31) warga Berastepu, SG (35) warga Limau Sungai, BS (20) warga Berastepu, Iwn (48), ZR (34) dan DG (23) masing-masing warga Binjai.

Saat itu, Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Putra Jani Purba didampingi Kapolsek Mardingding AKP L Marpaung menunjukkan ke 12 tersangka dengan barang bukti 12 golok milik tersangka di Mapolsek Mardingding.

Sementara Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Putra Jani Purba yang konfirmasi mengatakan, pihaknya hanya membackup Polsek Mardingding untuk membantu penanganan kasus tersebut jika diperlukan. Kasat Reskrim terjun mengecek tempat perkara kejadian didampingi Kanit Reskrim Polsek Mardingding Ipda Solo Bangun. Akhirnya pihak Polsek Mardingding melimpahkan kasus tersebut ke Polres Tanah Karo. (K01/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments