Minggu, 18 Agu 2019

Banyak Tokoh Berpengaruh, Persaingan Menuju Pilkada Gunungsitoli Diprediksi "Sengit"

* Petahana Masih Disukai
admin Senin, 22 Juli 2019 17:14 WIB
SIB/Dok
KOMPETITIF: Walau persaingan kompetitif menuju Pilkada, masyarakat mengharapkan pembanguan berjalan normal.
Gunungsitoli (SIB) -Pilkada Kota Gunungsitoli akan berlangsung tahun depan, namun masyarakatnya kini telah ramai memperbincangkan bursa Balon yang dijagokan dalam pemilihan wali kota dalam sebulan terakhir.

Hal itu disebabkan banyaknya tokoh politik dan tokoh masyarakat yang dianggap layak, memiliki kemampuan dalam berbagai hal, termasuk memiliki basis pendukung real.

Pemicu hangat lainnya, munculnya kembali sejumlah nama yang kalah dalam periode sebelumnya, serta nama yang dijagokan namun tidak jadi maju. Soal petahana, dibahas atau tidak jelas selalu dianggap maju, sebab sangat langka seorang kepala daerah tidak melanjutkan program untuk periode kedua.

Sementara sejumlah nama yang populer saat ini adalah, Marthinus Lase wakil ketua DPRD. Ia dianggap mumpuni sebab sebelum jadi politisi, ia seorang birokrat. Lalu Ilham Mendrofa, mantan kandidat calon wali kota tahun 2015 silam.

Kemudian ada nama Firman Harefa, mantan Sekda Gunungsitoli yang kini bergabung di salah satu Parpol. Herman Jaya Harefa Ketua DPRD. Herman juga dianggap berambisi, pada Pilkada lalu ia ketua Timses salah satu Paslon yang berkompetisi dengan petahana.

Menariknya, Sokhiatulo Laoli, bupati Nias ramai dibahas akan maju pada Pilwalkot mendatang. Sayangnya kabar ini belum diresponnya. Masyarakat juga menyebut nama AKBP F Zendrato, Kepala BNNK Gunungsitoli, Damili R Gea mantan tim pemenangan Prabowo-Sandi Kepulauan Nias, Sekdakot Agustinus Zega dan Hadirat ST Gea politisi PDIP.

Nama di atas dibayang bayangi beberapa anggota DPRD yang kembali terpilih untuk periode 2019-2024, seperti Emanuel Ziliwu, Ridwan Saleh Zega, Yanto dan Dalisati Zebua. Namun warga memprediksi sejumlah nama itu akan berpikir dua kali mengorbankan bangku dewan, sebab baru berkompetisi, tentu sekali telah mengeluarkan ongkos politik yang tidak sedikit. Nama nama lain dimungkinkan muncul seiring waktu.

Petahana
Sementara Wali Kota Lakhomizaro masih disukai masyarakat sesuai aspirasi yang berhasil dihimpun SIB. Beberapa terobosan Lakhomizaro bersama wakilnya Sowa'a Laoli menjadi pemicu terjaganya popularitas mereka. Kerja cepat dan tanggap keluhan warga menjadi nilai plus Lakhomizaro, termasuk penataan kota dengan pembangunan ruang ruang publik dan dua ikon, tugu gempa dan tugu durian.

Perbaikan bidang kesehatan dengan menciptakan layanan prima Puskesmas hingga Pustu. Dengan layanan kesehatan, kini seluruh Puskesmas terakreditasi dengan baik. Pemko juga mengucurkan bantuan lunak bergulir bagi usaha kecil dalam mendorong perbaikan perekonomian masyarakat.

Terlepas dari plus minus figur yang diperbincangkan, masyarakat berharap proses Pilkada yang akan dihelat tahun depan diharapkan berjalan damai, menghasilkan pemimpin yang amanah, mengerti dan memperjuangkan kebutuhan warga. (BR9/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments