Minggu, 21 Apr 2019

Belum Difungsikan Hingga Saat Ini

Bangunan IPAL di Pardede Onan Balige Dinilai Hamburkan Uang Rakyat

admin Jumat, 18 Januari 2019 17:54 WIB
SIB/Eduwart MT Sinaga
BELUM DIFUNGSIKAN: Bangunan IPAL di Aek Simatemate tepatnya di Jalan Pdt Leman Kelurahan Pardede Onan Balige, Kabupaten Tobasa, belum difungsikan hingga saat ini. Foto dipetik, Rabu (16/ 1).
Tobasa (SIB) -Bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Sungai Aek Simatemate, tepatnya di Jalan Pdt Leman, Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), dinilai menghamburkan uang rakyat. Pasalnya, bangunan di Kelurahan Pardede Onan itu dibangun pertengahan 2017 dan selesai Maret 2018, namun hingga saat ini belum difungsikan. Bahkan bangunan berbiaya miliaran rupiah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu, dituding merusak aliran sungai.

Parlin Sianipar MT (70) warga Balige menilai bangunan IPAL tersebut telah salah mulai dari program perencanaan sebelumnya. Belum lagi bangunan tersebut hingga saat ini tidak difungsikan.

"Di depan mata kita sendiri, uang negara, uang kita terbuang sia-sia. Ada miliaran rupiah digelontorkan untuk bangunan itu, tetapi hingga saat ini tidak difungsikan," kata Parlin, Rabu (16/1).

Alumni Magister Teknik (MT) ITB Bandung 1999 itu menilai, bangunan tersebut juga telah merusak aliran sungai. Katanya, tidak selayaknya ada bangunan di bantaran sungai, terlebih bangunan itu milik pemerintah. Menurutnya, program yang tidak tepat sasaran seperti itu harus mendapat respon dari seluruh lapisan masyarakat, sehingga program yang sama tidak terjadi lagi di Tobasa.

"Meski anggaran pembangunan proyek tersebut dari Kementerian PUPR, namun program ini pengajuan dari Pemda setempat. Seyogianya, pemerintah mengajukan program yang tepat guna, tepat sasaran dan dengan perencanaan yang matang," katanya.

Dikatakannya, hingga saat ini belum ada petugas di sana yang bekerja.

Seperti diketahui, IPAL tersebut dibangun pada pertengahan 2017 menggunakan dana APBN. IPAL tersebut untuk mengurangi pencemaran air Danau Toba. Direncanakan, IPAL tersebut untuk melayani rumah tangga di sekitar Kecamatan Balige untuk 200 rumah tangga. Sayangnya, hingga saat ini belum juga difungsikan.

Bukan hanya itu, akibat pembangunan IPAL tersebut, Jalan Tandan Buhit Pardede Onan Balige saat ini kondisinya sudah rusak. Padahal, sebelum adanya pembangunan proyek itu, jalan itu sangat mulus karena baru diperbaiki Pemkab Tobasa. (H01/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments