Jumat, 06 Des 2019

Antisipasi Longsor, Tebing Jalan di Saribudolok Butuh Tembok Penahan Tanah

admin Senin, 14 Januari 2019 18:12 WIB
SIB/Mey Hendika Girsang
LONGSOR: Sebagian tanah tebing di sisi jalan nasional di Saribudolok Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun longsor, Minggu (13/1) sehingga dibutuhkan pembangunan tembok penahan tanah (TPT).

Simalungun (SIB)- Untuk mengantisipasi terjadinya tanah longsor yang mengakibatkan badan jalan tertutup, tebing di sisi jalan nasional di Saribudolok Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun persis di depan GKPS Saribudolok harus dibangun tembok penahan tanah (TPT). "Itu sangat perlu, sebelum terjadi longsor. Lebih baik mengantisipasi dari pada menanggulangi.

Seperti itu menurut saya. Sebab, kalau sudah terjadi (longsor) banyak yang dirugikan," kata warga Rudi Saragih di Saribudolok, Minggu (13/1). Menurutnya, pembangunan TPT di lokasi itu sangat penting.

Pasalnya, berada persis di depan rumah ibadah. Jadi, jika hal yang tidak diinginkan itu terjadi, selain menutup badan jalan, juga mengancam keberadaan gereja. "Banyak yang jadi korban (kalau longsor menerpa).

Jalur transportasi dari Tanah Karo menuju Siantar akan lumpuh, begitu juga rumah ibadah, bisa juga ambruk. Untuk itu, sangat dibutuhkan TPT guna mengantisipasi hal tersebut," harapnya. Pantauan wartawan, tebing yang berada di sisi jalan provinsi itu kurang lebih setinggi 6 meter. Sebagian tebing sudah ada yang longsor membuat drainase jalan provinsi itu tertutup. (D06/l)

T#gs Tebing Jalan di Saribudolok Butuh Tembok Penahan TanahAntisipasi Longsor
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments