Kamis, 13 Agu 2020

Anggota GMKI Unjukrasa ke Kantor DPRD dan Posko GTPP Covid-19 Pematangsiantar

Selasa, 07 Juli 2020 11:51 WIB
Foto SIB/Ekoinra Siahaan (S02)

UNJUK RASA: Massa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun saat berunjuk rasa di depan Posko GTPP Covid-19 Pematangsiantar, Senin (8/7). 

Pematangsiantar (SIB)
Puluhan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar unjuk rasa menyampaikan aspirasi ke Kantor DPRD di Jalan Adam Malik, Senin (6/7), mempertanyakan kinerja GTPP karena Covid-19 semakin meningkat.

Sebaik tiba di halaman kantor wakil rakyat tersebut, tiga orator Mei Luther Sinaga, Gading S dan Capim Fernando Tampubolon bergantian sampaikan orasi, sembari menunggu kehadiran anggota DPRD menemui pengunjukrasa.

Spanduk dibentangkan bertuliskan “Covid di Siantar meroket, GTPP ngapain aja?” serta dua poster “Covid perkasa, perkuat penertiban tempat keramaian dan bentuk Pansus DPRD usut tuntas dugaan korupsi JPS (Jaring Pengaman Sosial) Bansos.

Berulang-ulang berteriak Korlap Aksi Mei Luther Sinaga agar anggota DPRD menyambut mereka, tapi tak kunjung hadir, meski sudah ditunggui hampir satu jam. Pengunjukrasa pun terkesan merasa kecewa.

Pada saat unjuk rasa mahasiswa berlangsung, rupanya belum ada anggota DPRD masuk kantor. Informasi diperoleh, sesuai mekanisme kerja, pemberitahuan tertulis menyampaikan aspirasi ke sekretariat DPRD setempat disebut belum ada disampaikan.

Plt Sekretaris DPRD Pematangsiantar, Wanden Siboro SH dikonfirmasi SIB melalui telepon seluler, memastikan pihaknya tidak ada menerima surat pemberitahuan rencana aksi. “DPRD tidak ada menerima surat dari GMKI setempat,” jawabnya.

Aksi mahasiswa tergabung di GMKI melalui Gading S mewakili rekannya menaburi bunga di tangga masuk kantor DPRD kemudian, menuju Sekretariat Gugus Tugas Pencegahan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pematangsiantar di komplek Balaikota Jalan Merdeka.

Lembaran kertas konten aspirasi pengunjukrasa dibagikan kepada kalangan pers berisi lima butir tuntutan antara lain; meminta segera DPRD setempat merancang Perda Protokol Kesehatan sebagai payung hukum, DPRD diminta membentuk Pansus dugaan korupsi Bansos, meminta GTPP menertibkan hiburan malam dan lain-lain.

Setelah melakukan aksi di depan DPRD Pematangsiantar pengunjukrasa bergerak ke Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pematangsiantar.

"Kedatangan kami ke sini untuk berdialog langsung dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pematangsiantar," kata Koordinator Mailuther Sinaga didampingi Gading Simangunsong saat menyampaikan orasinya di depan Posko GTPP Covid-19 Pematangsiantar.

Sekitar 20 menit menyampaikan orasinya di depan Posko GTPP Covid-19 akhirnya massa GMKI Pematangsiantar-Simalungun membubarkan diri. (S02/S11/p)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments