Rabu, 20 Nov 2019

Anggota DPR RI Martin Hutabarat Komit Perjuangkan Pemekaran Kabupaten Simalungun

Kamis, 22 November 2018 18:40 WIB
Simalungun (SIB)- Martin Hutabarat anggota DPR RI Dapil Sumut 3 mengatakan tetap komit memperjuangkan pemekaran Kabupaten Simalungun guna memacu peningkatan pembangunan. 

"Pemekaran itu harus terus kita perjuangkan. Ini sudah janji Komisi 2 dengan Badan Legislasi DPR yang harus ditepati," ujar Martin kepada SIB lewat jaringan WhatsApp, Rabu (21/11). 

Menurutnya, pemekaran sangat diperlukan untuk percepatan pembangunan terutama infrastruktur. Selama 2 minggu terakhir, Martin mengaku berkunjung ke Kabupaten Simalungun dan prihatin melihat kondisi jalan. 

"Saya berkeliling ke desa-desa di Simalungun. Nampak jelas, banyaknya jalan-jalan vital yang rusak sehingga sulit dilalui kendaraan. Banyak juga jalan yang sudah puluhan tahun tidak pernah lagi diaspal," tuturnya. 

Ia mengetahui secara detail soal pemekaran Kabupaten Simalungun. Selama hampir 9 tahun sebagai anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR, ia menyatakan paling senior pada alat kelengkapan dewan tersebut dalam memperjuangkan pemekaran. 

Dijelaskan, pemekaran Kabupaten Simalungun sangat dibutuhkan lantaran wilayahnya sangat luas dan jumlah penduduknya melebihi 1 juta orang. Usul pemekaran sebenarnya sudah masuk dalam rencana pemekaran kabupaten yang dibuat oleh Komisi 2 DPR dan Badan Legislasi DPR periode 2009-2014. 

"Bahkan saya ikut menandatangani persetujuan pemekaran tersebut dalam rapat khusus yang diadakan Baleg DPR. Hanya tinggal rapat paripurna DPR yang masih ditunggu waktu itu, untuk mengesahkan hasil rapat di Badan Legislasi," ujarnya.

"Namun menjelang rapat paripurna DPR, pemerintah mengeluarkan keputusan secara sepihak yaitu moratorium terhadap seluruh rencana pemekaran provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sehingga pemekaran Kabupaten Simalungun yang sudah disetujui di Baleg waktu itu, terpaksa ikut ditunda pelaksanaannya," urai Martin. 

Ia akan terus mengikuti perkembangan rencana pemekaran Kabupaten Simalungun. Pihaknya menyusun rencana yang terpadu agar kabupaten induk (Raya) dan kabupaten hasil pemekaran (Perdagangan sebagai ibukota Simalungun Hataran) bisa kelak bersinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Simalungun. 

Ditambahkan, birokrasi pemerintahan akan lebih dekat ke rakyat bila pemekaran Kabupaten Simalungun dapat kelak realisasi. Anggaran pembangunan daerah juga akan meningkat di kedua kabupaten. Berimbas pula pada penambahan lapangan kerja baru dan penambahan staf di lingkungan Pemkab, katanya. (D05/h)


T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments