Jumat, 15 Nov 2019
  • Home
  • Marsipature Hutanabe
  • 6 Bulan Amblas, Jalan Nasional Sidikalang-Doloksanggul di Desa Lae Hole Dairi Belum Diperbaiki

6 Bulan Amblas, Jalan Nasional Sidikalang-Doloksanggul di Desa Lae Hole Dairi Belum Diperbaiki

admin Senin, 06 Mei 2019 19:40 WIB
SIB/Tulus Tarihoran
BELUM DIPERBAIKI: Jalan nasional Sidikalang-Doloksanggul yang amblas di Desa Lae Hole Kecamatan Parbuluan, Dairi belum juga diperbaiki. Terlihat pengendara yang melintas hanya menggunakan setengah badan jalan, Sabtu (4/5).
Sidikalang (SIB) -Pengguna jalan menyesalkan lambatnya penanganan badan jalan nasional Sidikalang-Doloksanggul yang amblas di Desa Lae Hole Kecamatan Parbuluan, Dairi. Pasalnya, lebih setengah badan jalan amblas sejak November 2018.

Benri Sihotang (31) dan Lerman Silaban (45) sopir angkutan umum asal Dolok Sanggul Kabupaten Humbahas saat melintas dari jalan tersebut, Sabtu (4/5) mengatakan, kondisi itu sudah sangat memprihatinkan tetapi belum ada tanda-tanda perbaikan. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Medan II diharapkan segera memperbaiki jalan amblas tersebut. Apalagi jalan itu menghubungkan beberapa kabupaten/kota di Sumut.

Badan jalan amblas itu sudah tergolong lama tetapi belum ada perhatian dari BBPJN Wilayah Medan II. "Badan jalan itu amblas sudah beberapa bulan, tetapi belum terlihat tanda-tanda akan diperbaiki. Kita berharap perbaikan jalan itu dapat direalisasikan," tandasnya.

Separuh badan jalan sudah longsor ke jurang sedalam lebih kurang 5 meter. Panjang badan jalan amblas sekitar 15 meter. Di bawah badan jalan sudah membentuk liang, sehingga jika tidak segera ditangani dikhawatirkan badan jalan akan putus total.

Akibat badan jalan longsor, kendaraan yang melaju dari arah Sidikalang menuju Humbahas dan sebaliknya harus saling bergantian.
Sementara itu, beberapa warga setempat yang tidak bersedia dituliskan namanya saat mengatur lalulintas di lokasi badan jalan amblas mengatakan, badan jalan amblas sebenarnya sudah terjadi sejak bulan November 2018, tetapi kondisi terparah terjadi bulan Desember 2018 sampai sekarang. "Kurang lebih enam bulan badan jalan itu amblas dan belum ada tanda-tanda akan diperbaiki hingga sekarang," kata sumber.

Sejumlah pemuda dari Desa Lae Hole itu menjadi sukarelawan untuk mengatur lalulintas. Sumber mengatakan, satu bulan lalu satu unit kendaraan roda empat terjun bebas. Sopir diduga tidak memperhatikankan aba-aba serta badan jalan amblas, sehingga kendaraannya masuk jurang. Peristiwa itu tidak ada korban jiwa, tetapi kendaraan mereka rusak berat.

Usai kejadian itu, diperbanyak rambu-rambu atau pertanda jalan rusak. Bahkan timbunan material kerikil untuk mencegah kendaraan masuk jurang. Pengendara yang melintas diharapkan berhati-hati saat melintas dan memperhatikan rambu-rambu. "Kita berharap pengemudi yang melintas untuk tetap berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu yang ada di lokasi jalan rusak tersebut," ucap mereka. (K05/h)
T#gs Amblas Desa Lae HoleJalan Nasional Sidikalang-Doloksanggul
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments