Kamis, 24 Sep 2020

Wakil Ketua DPRD Tebingtinggi Prihatin, Pasar Toserba Tak Kunjung Difungsikan

* Kadis Kouperindag: Pembagian Kios Lantai Satu Terkendala
Senin, 30 Juni 2014 14:53 WIB
SIB/Humala Siagian
SUNYI : Pasar Toserba Jalan Thamrin yang usai direnovasi terlihat masih sunyi dan tertutup, Minggu (29/6).
Tebingtinggi (SIB)- Wakil Ketua DPRD Kota Tebingtinggi H Amril Harahap prihatin mendengarkan laporan masyarakat bahwa pasar tradisional Toko Seraba Ada (Toserba) di Jalan Thamrin yang enam bulan lalu selesai direnovasi tak kunjung dipergunakan karena disinyalir untuk lantai satu ada tarik-menarik  lokasi kios antara oknum pejabat di Lingkungan Pemko dengan pedagang lama.

“Lapak yang mau diperebutkan  masih banyak di Pemko, ngapain pejabat ikut-ikutan memperebutkan lapak dagangan di Pasar Toserba itu kan gak logika,” ujar Amril  kepada wartawan saat ditemui di sela-sela acara membagi-bagi baju, visi dan misi serta stiker Jokowi-JK di Lapangan Merdeka, Sabtu (29/6).

Menurut Amril, jika tidak ada kepentingan tidak  ada susahnya membagi-bagi kios tersebut, sekarang yang membuat sulitkan mungkin ada titipan dari orang-orang yang berpengaruh, atau bisa saja oknum pegawai dinas terkait ada kepentingan ini yang menyulitkan. “Apalah susahnya membagi-bagikan itu kalau tidak ada kepentingan kalau memang pedagang lama mau bermohon untuk berjualan lagi  sesuai  ketentuan  yang disepakati ada ya kasihlah, dan kalau ada lagi yang kosong banyak yang bermohon ya undi saja kan gampang,” ujarnya

“Saat rapat gabungan DPRD dengan SKPD baru-baru ini hal itu kita pertanyakan, laporannya kalau saya  tidak salah ingat tidak ada lagi masalah, hari ini saya dengar dari masyarakat yang juga kawan-kawan wartawan berbeda,  katanya yang sudah dibagi lantai dua dan tiga sedangkan untuk lantai satu hingga sekarang belum tuntas karena ada unsur-unsur kepentingan, kan itu gak benar,” jelas Amril.

“Untuk itu saya meminta kepada Kepala Dinas Kouperindag agar secepatnya mengambil langkah-langkah yang tidak merugikan masyarakat, kita tidak mau nasib pasar Toserba sama dengan nasib pasar seperti yang di sampingnya,” ujar Amari.

Kepala Dinas Kouperindag H Muhammad Yunus Matondang saat dikonfirmasi SIB melalui selulernya mengatakan tidak benar pasar Toserba tak kunjung ditempati karena adanya tarik-menarik penentuan lokasi jualan antara oknum pejabat di Lingkungan Pemko dengan pedagang lama.

Menurutnya, untuk lantai dua dan tiga pembagian kios pasar Toserba sudah selesai, sekarang yang belum tinggal lantai satu. “Kendala yang dialami pihaknya pedagang yang lama ngotot ditempatnya semula, padahal yang kita sarankan di lantai satu adalah pedagang sembako agar retribusi pasokan barang lancar.”

“Tidak ada pejabat di Lingkungan Pemko yang ikut memperebutkan  lantai satu ruko pasar Toserba,  yang ada pedagang lama ada yang tarik menarik, menurut kita sepanjang pedagang lama  bermohon  dan dagangannya sesuai dengan ketentuan yang ada tentu akan kita prioritaskan berjualan kembali di lantai satu,” kilah Yunus. (C16/d)

T#gs Kadis
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments