Jumat, 14 Agu 2020

Ratusan Warga Unjuk Rasa Minta Kasus Kadesnya Di-SP3

* Kajari Simalungun : Sudah Tahap Tersangka dan Perkara Tetap Lanjut
Selasa, 10 Juni 2014 11:18 WIB
SIB/Roida Siahaan
Ratusan warga Bah Tobu unjuk rasa di depan kantor Kejari Simalungun Jalan Asahan P Siantar, Senin (9/6).
Simalungun (SIB)- Ratusan masyarakat Nagori Bah Tobu, Kecamatan Dolok Batunanggar Kabupaten Simalungun, unjuk rasa di kantor Kejari Simalungun, Senin (9/6). Pendemo tersebut  dalam orasinya diwakili Rendy meminta agar perkara kepala desa Sumarni di-SP3 jaksa.

Tim jaksa penyidik diketuai Edmon N Purba SH yang juga selaku Kasi Pidsus telah menetapkan Sumarni sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyimpangan penyaluran Raskin (beras miskin) 9600 Kg tahun 2014.

Kajari Simalungun Polin O Sitanggang SH MH usai bertemu dengan perwakilan pengunjukrasa kepada wartawan mengatakan, perkara tersangka Sumarni sudah tahap penyidikan dan kasus tersebut tetap harus dilanjutkan. "Yang berhak melakukan SP3 hanya atasan kami Kejagung,” tegas Polin.

Terkait jumlah kerugian negara dalam kasus tersebut, menurut Polin, harus dihitung saksi ahli. Ketika ditanya tentang Raskin yang telah diinfaqkan, menurut Polin sudah menyimpang dari prosedur penyaluran Raskin.

"Raskin tidak boleh diinfaqkan karena itu adalah hak rakyat miskin dan jika disalahgunakan yang paling bertanggungjawab adalah kepala desa,” ucap Kajari Polin. Tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lain dalam kasus Raskin di Bah Tobu,” tambahnya.

Para pengunjukrasa tampak membawa enam ekor sapi ke depan kantor Kejari Simalungun dan menurut rencana akan diserahkan ke jaksa Edmon N Purba SH karena dianggap sudah miskin oleh pendemo. Tetapi sapi-sapi kembali dibawa pulang berhubung Kajari tidak mau menerimanya.

Para pengunjukrasa tampak dengan damai meninggalkan kantor jaksa yang dijaga ketat puluhan anggota Polres Simalungun berpakaian lengkap. Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufik Sik MSi juga turun dan berdampingan dengan Kajari Simalungun ketika diwawancarai wartawan. (C2/q)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
T#gs Ratusan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments