Minggu, 31 Mei 2020
PDIPSergai Lebaran

DPRD Desak Bupati Labusel Serius Tangani Covid-19 Lewat APBD TA 2020

redaksisib Kamis, 02 April 2020 18:50 WIB
SIB/ Barita Manullang

RAPAT DENGAR PENDAPAT (RDP): Bupati Labusel diwakili Sekda Zulkifli didampingi Kajari Labusel Ketut Winata, Kapolsekta Kotapinang Kompol Sameon Sembiring, mewakili Danramil Kotapinang, ketua DPRD Labusel Edy Parapat, wakil ketua H Zainal Harahap dan Syahdian Purba pada RDP penanganan Covid-19 di DPRD Labusel, Selasa (31/3). 

Kotapinang (SIB)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labusel meminta Bupati Labuhanbatu Selatan H. Wildan Aswan Tanjung SH juga selaku ketua Gugus Tugas Percepatan Pengamanan Covid-19 serius dalam menangani wabah virus corona (covid-19) lewat anggaran yang ada di APBD Labusel 2020 agar bisa cepat memberi bantuan kepada masyarakat yang merasakan dampak ekonomi akibat virus corona.

“Untuk pembangunan fisik, infrastruktur dan bangunan lainnya yang dianggap tidak prioritas sebaiknya di-hold dulu. Relokasikan ke penanganan covid-19,” kata pimpinan DPRD Labusel, H Zainal Harahap pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak pemerintah daerah yang dihadiri Kejari Labusel Ketut Winawa SH, Kapolsek Kotapinang Kompol Sameon Sembiring dan yang mewakili Danramil Kotapinang, Selasa (31/3) di gedung DPRD Jalan Lintas Sumatera Kampung Badagai Kotapinang.

Menurut politisi PDIP ini, APBD Labusel TA. 2020 minimal dialokasikan 10-15 % untuk menangani penyakit yang sudah menyusahkan rakyat. Menurutnya, setidaknya pemerintah daerah bisa menyisihkan anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Anggaran yang disisihkan itu bisa digunakan dalam menanggulangi pandemik Covid-19, memberikan bantuan kepada masyarakat, kelengkapan peralatan kesehatan dan lain-lain untuk menekan penyebaran covid-19 khususnya di daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel),” kata H Zainal.

Sementara itu, anggota komisi A DPRD Labusel Arwi Winata (AW) mengatakan, langkah yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Corona atau covid-19 ini, agar Pemkab Labusel juga bisa menjalankan program pemberian bantuan secara transparan kepada masyarakat. “Harus kita sadari bersama persoalan corona atau covid-19 ini. Atas dasar ini saudara Bupati Labusel H. Wildan Aswan Tanjung SH harus benar-benar jeli dan mendengar keresahan masyarakat,” ucap Alwi seraya menambahkan pihaknya siap diajak bekerjasama. “Kami sebagai bagian dari perwakilan rakyat siap untuk diajak kerjasama untuk bergerak menyatukan strategi bila perlu sebagian anggaran dewan siap ditarik termasuk biaya reses untuk dialihkan dalam menangani virus corona,” ucap politisi PKPI ini.

Menanggapi beberapa poin hasil Rapat Dengar Pendapat, Sekda Labusel Zulkifli mengatakan langkah-langkah konkrit yang dilakukan Pemkab Labusel sudah melakukan pengkajian pengalihan beberapa anggaran sebagai bentuk keperdulian terhadap wabah yang sedang melanda.

“Pemkab Labusel telah menggelontorkan dana Rp 3 miliar untuk penanganan wabah virus corona (Covid-19). Alokasi untuk penanganan covid-19 di tahap pertama sudah dianggarkan dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 3 miliar. Rencana tambahan anggaran kegiatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sebesar Rp 24 miliar juga telah dirumuskan dan menunggu usulan dari Pemprov Sumut,” ujarnya.

Kejari
Terkait penggunaan anggaran Covid-19 di Labusel, Kajari Labusel Ketut Winawa SH mendukung DPRD dan Pemkab Labusel menyelamatkan nyawa masyarakat. Winawa juga mengingatkan menjaga dan mengawasi penggunaan anggaran dalam penanganan kasus Covid-19 tidak terjadi penyelewengan maupun penyimpangan.

“Saya minta agar semua anggaran dipergunakan dengan baik. Jangan coba-coba ada praktik penyimpangan, mengambil kesempatan dalam kesempitan. Pihak Kejaksaan siap mengawasi dengan ketat,” tegasnya. (L05/q)
T#gs APBDBupati Labuhanbatu Selatan H. Wildan Aswan Tanjung SHDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) LabuselKotapinangRapat Dengar Pendapat (RDP)COVID-19covid 19
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments