Senin, 27 Jan 2020
Iklan Banner Header
Banner Menu
Detail Utama 1

Terkait Kasus Dugaan Korupsi Rp 1,7 M

Baru Menjabat Kajari Tobasa Tahan Kadis Nakertrans dan PPTK

redaksi Kamis, 05 Desember 2019 16:19 WIB
SIB/Antoni Marpaung
Kasie Pidsus Kejari Tobasa, Hiras (kiri), Kasie Intel Gilbet Sitindaon (tengah) dan Kasie Datun Andre Pasaribu (kanan) saat memberikan keterangan Pers terkait penahanan Kadis Nakertrans Tobasa dan PPTK kasus dugaan korupsi proyek padat karya, Rabu (4/12).
Iklan Detail Content Top
Tobasa (SIB)
Baru menjabat satu bulan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Robinson Sitorus langsung menahan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadis Nakertrans) Tobasa inisial TS terkait kasus dugaan korupsi proyek padat karya tahun anggaran 2018 sejumlah Rp 1,7 miliar, Rabu (4/12).

Tim Penyidik Kejari Tobasa saat itu juga menahan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) inisial NS dan keduanya langsung digiring ke Lapas Balige. Dua pejabat ini ditahan karena diduga kuat telah melakukan tindak pidana korupsi yang membuat negara mengalami kerugian sebesar Rp 264 Juta.

Kajari Tobasa melalui Kasie Intel Gilbet Sitindaon, Kasie Pidsus Hisar dan Kasie Datun Andre Pasaribu selaku tim penyidik kepada wartawan usai melakukan penahanan terhadap kedua tersangka mengatakan, penanganan kasus tersebut saat ini telah memasuki tahapan penyidikan dan penahanan itu dilakukan supaya tersangka tidak melarikan diri.

Seperti diketahui penyidikan berawal dari laporan masyarakat atas dugaan korupsi kegiatan proyek tersebut di Desa Pagar Batu dan Desa Sibuntuon dengan masing-masing kegiatan bernilai Rp 100 Juta. Kemudian pemeriksaan berkembang ke 15 desa lainnya sehingga ada 17 desa terkait dengan total nilai proyek Rp 1,7 miliar.(HO2/c)
Iklan Detail Content Bottom
T#gs
Iklan Detail Utama 2
Berita Terkait
Iklan Detail Utama 2
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments
Iklan Detail Utama 4