Minggu, 21 Apr 2019

Wali Kota di Meksiko Tewas Ditembak 2 Jam Usai Dilantik

admin Sabtu, 05 Januari 2019 17:18 WIB
Mexico City (SIB) -Seorang Wali Kota di Meksiko tewas dibunuh sekitar kurang dari dua jam setelah dilantik. Wali Kota ini ditembak hingga tewas saat hendak menghadiri rapat di balai kota setempat.

Seperti dilansir CNN, Kamis (3/1), insiden ini menimpa Alejandro Aparicio yang baru dilantik sebagai Wali Kota Tlaxiaco di Oaxaca, Meksiko pada Selasa (1/1) lalu. Saat Aparicio dalam perjalanan ke balai kota untuk menghadiri rapat dengan sejumlah koleganya, seorang pria melepas tembakan ke arahnya.

Tembakan itu mengenai Aparicio dan tiga orang lainnya. Semuanya dengan segera dilarikan ke rumah sakit setempat, namun nyawa Aparicio tidak bisa diselamatkan. Dia dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan dalam yang dideritanya. Kantor Jaksa Agung Wilayah Oaxaca dalam pernyataannya menyebut tembakan itu mengenai bagian paru-paru sebelah kanan dan memicu pendarahan dalam.

Satu orang lainnya yang merupakan pejabat lokal dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (3/1) pagi waktu setempat. Dua korban luka lainnya masih menjalani perawatan medis. Laporan menyebutkan bahwa Aparicio sedang melakukan kunjungan ke beberapa kantor pemerintahan setempat pada Selasa (1/1) dan sedang dikelilingi oleh para pendukungnya saat dia ditembak di jalanan.

Tayangan live stream pada halaman Facebook-nya menunjukkan puluhan orang tampak kebingungan usai penembakan terjadi. Beberapa orang lainnya terlihat memegangi seorang pria yang diyakini bertanggung jawab atas penembakan itu. Disebutkan kantor Jaksa Agung setempat bahwa seorang pria berusia 34 tahun yang diidentifikasi berinisial JMV telah ditangkap terkait kematian Aparicio. Pria yang diketahui berasal dari wilayah Chiapas itu, sebelumnya pernah bertugas sebagai polisi di wilayah Meksiko bagian utara.

Otoritas setempat meyakini pria itu menjadi satu-satunya sosok yang bertanggung jawab atas kematian Aparicio. Dalam pernyataan terpisah, Gubernur Oaxaca, Alejandro Murat, mengecam keras serangan itu dan menyerukan penyelidikan menyeluruh untuk kematian Aparicio. "Saya mengecam dengan keras serangan terhadap Wali Kota Tlaxiaco. Saya menyampaikan belasungkawa saya untuk keluarganya dan warga Tlaxiaco," ucapnya. Sementara itu, Presiden Andres Manuel Lopez Obrador mengaku terkejut mengetahui serangan itu. Dia menyebut wilayah Oaxaca, yang menjadi lokasi kota Tlaxiaco, merupakan salah satu wilayah dengan tindak kekerasan paling minim di Meksiko. (CNN/Detikcom/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments