Sabtu, 06 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Luar Negeri
  • Tunangan Tolak Pemberian Maaf untuk Para Pembunuh Khashoggi

Tunangan Tolak Pemberian Maaf untuk Para Pembunuh Khashoggi

* BI Injeksi Likuiditas Rp 583,5 Triliun * Anak Khashoggi Memaafkan Pembunuh Sang Ayah
redaksisib Sabtu, 23 Mei 2020 11:32 WIB

Hatice Cengis, tunangan Jamal Khashoggi

Jakarta (SIB)
Wanita asal Turki yang merupakan tunangan wartawan asal Arab Saudi yang terbunuh secara tragis, Jamal Khashoggi mengatakan pada hari Jumat (22/5) bahwa "tidak ada" yang memiliki hak untuk mengampuni pembunuh setelah putra Khashoggi mengatakan telah "memaafkan" para pembunuh ayahnya.

Khashoggi-orang dalam keluarga kerajaan yang berubah menjadi kritikus-dibunuh dan jasadnya dipotong-potong di konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober 2018.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman diduga memerintahkan pembunuhan itu, tetapi pihak kerajaan membantahnya.

"Penangkapan dan pembunuhannya amat keji dan tidak ada yang berhak untuk mengampuni pembunuhnya. Saya dan yang lainnya tidak akan berhenti sampai kita mendapatkan #JusticeForJamal," tulis tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz, melalui cuitannya di Twitter.

"Para pembunuh datang dari Saudi dengan persiapan untuk memancing, menyergap, dan membunuhnya ... Kami tidak akan mengampuni para pembunuh atau mereka yang memerintahkan pembunuhan," tambahnya.

Cengiz menanggapi cuitan putra sang kolumnis Washington Post, Salah Khashoggi, yang mengatakan di Twitter bahwa anak-anak Khashoggi memaafkan "mereka yang membunuh ayah kami" di bulan Ramadan.

Pengamat percaya cuitan itu bisa menyelamatkan nyawa lima orang yang tidak disebutkan namanya yang dijatuhi hukuman mati atas pembunuhan dalam putusan pengadilan pada Desember.

Pejabat Turki mengatakan Khashoggi (59) dicekik dan tubuhnya dipotong-potong oleh 15 orang kelompok Saudi di dalam misi kerajaan itu. Jasadnya tidak pernah ditemukan.

Memaafkan
Sementara itu, anak-anak Jamal Khashoggi, Jumat (22/5) mengatakan, mereka "memaafkan" para pembunuh ayah mereka.
"Kami putra-putra sang martir Jamal Khashoggi mengumumkan bahwa kami memaafkan dan mengampuni mereka yang telah membunuh ayah kami," kata salah satu anak mendiang kolumnis Washington Post itu, Salah Khashoggi, melalui cuitannya di Twitter.

Meski demikian, dalam pengumuman tersebut tak diketahui lebih lanjut soal nasib tuntutan hukum Salah di meja hijau Arab Saudi.

Salah sebelumnya mengatakan dia memiliki "kepercayaan penuh" pada sistem peradilan, dan mengkritik lawan yang katanya berusaha untuk mengeksploitasi kasus ini.

Washington Post melaporkan pada bulan April bahwa anak-anak Khashoggi, termasuk Salah, telah menerima rumah bernilai jutaan dolar dan dibayar ribuan dolar per bulan oleh pihak berwenang.

Tapi Salah menolak laporan itu, membantah telah mendiskusikan penyelesaian kasus dan keuangan dengan pemerintah Saudi.

Baik CIA dan utusan khusus PBB telah secara langsung menghubungkan penguasa de facto Putra Mahkota Mohammed bin Salman dengan pembunuhan itu, sebuah tuduhan yang dibantah kerajaan Arab Saudi. (AFP/CNNI/d)
T#gs Hatice CengisPembunuhTolakLuar Negeritunangan Jamal Khashoggi
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments