Rabu, 26 Jun 2019
  • Home
  • Luar Negeri
  • Trump Kesal Tak Dapat Ucapan Terima Kasih Terkait Pemakaman McCain

Trump Kesal Tak Dapat Ucapan Terima Kasih Terkait Pemakaman McCain

admin Jumat, 22 Maret 2019 22:06 WIB
Presiden AS Donald Trump
Washington (SIB) -Presiden AS Donald Trump kesal karena tidak menerima ucapan terima kasih saat menyetujui pelaksanaan upacara pemakaman mendiang Senator John McCain. Dalam kunjungannya ke pabrik tank di Ohio, Rabu (20/3), Trump mengaku telah memberikan pemakaman sesuai dengan keinginan McCain. "Saya menyetujui permintaannya, dan memberinya pemakaman sesuai dengan keinginannya, di mana sebagai Presiden saya harus menyetujuinya," katanya.

"Saya tidak tidak dapat terima kasih. Tidak apa-apa. Saya bukan penggemar John McCain," ucapnya. Seperti diketahui, McCain meninggal pada tahun lalu akibat kanker otak. Sebagai bagian dari penghormatan atas jasanya sebagai veteran Perang Vietnam, dia dibaringkan di gedung Capitol di Washington DC. Trump memang menyetujui penerbangan militer jenazah McCain dari Arizona ke Washington.

Laporan BBC menyebutkan, Kongres yang memberikan penghormatan kepada mendiang McCain dengan membaringkannya di Capitol. Sebelum meninggal, McCain tidak menginginkan kehadiran Trump pada pemakamannya. Saat upacara pemakaman berlangsung, Trump memilih untuk meninggalkan Washington DC dan pergi ke lapangan golfnya di Virginia. Upacara pemakaman McCain di Washington DC digelar sebelum dia dikuburkan di Akademi Angkatan Laut AS, dekat Annapolis, Maryland.

Kendati Trump tak diundang, nampak putrinya, Ivanka Trump bersama suaminya, Jared Kushner, duduk di kursi tamu. Turut hadir pula mantan Presiden George W Bush dan Barack Obama. Selain mereka, terlihat pula Bill dan Hillary Clinton, sejumlah mantan wakil presiden AS seperti Al Gore, Dick Cheney, dan Joe Biden.

Trump telah berulang kali menyerang mantan senator Arizona itu dalam beberapa hari terakhir, menyalakan kembali perselisihan yang berawal sejak sebelum masa kepresidenannya. Trump mengatakan McCain "tidak menyelesaikan secara baik pekerjaan sebagai veteran" dengan menolak mencabut Obamacare, yakni sistem jaminan kesehatan di masa pemerintahan Barack Obama.

Presiden AS ke-45 itu juga menyerang McCain atas "perang di Timur Tengah", yang mengacu pada dukungan sang senator terhadap Perang Irak. "Bukan tipe saya," kata Trump. "Tetapi beberapa orang menyukainya dan saya pikir itu hebat," katanya.

Sebelumnya, Trump juga memunculkan kembali perseteruannya dengan mendiang McCain. Seperti bisa, Trump berkicau di Twitter bahwa McCain telah mendukung apa yang disebut sebagai Steele dossier, dokumen 2016 yang mengklaim hubungan anatara Trump dan Rusia. "Ayah saya akan berpikir itu sangat lucu sehingga presiden kami sangat iri padanya," kata putri McCain, Meghan, kepada ABC ketika menanggapi pernyataan Trump.

Sebelumnya, dalam jamuan atas kedatangan Presiden Brasil Jain Bolsonaro ke Gedung Putih, Trump mengatakan di hadapan wartawan bahwa dia tidak pernah menjadi penggemar McCain. "Saya tidak akan pernah seperti itu," tegasnya.

Menurut para pengamat, sudah menjadi rahasia umum jika Trump kerap berseteru dengan McCain, terutama dengan dugaan skandal yang mendera kampanye pemilunya pada 2016 lalu. Berbagai serangan Trump terhadap McCain pada pekan ini, mendapat kecaman tajam dari seluruh spektrum politik, di mana salah satunya, Senator kubu Republik Johnny Isakson menyebut pernyataan itu "menyedihkan". (Kps/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments