Minggu, 19 Jan 2020
  • Home
  • Luar Negeri
  • Topan Kammuri Sebabkan Filipina Alami Kerugian Rp224 Miliar

Topan Kammuri Sebabkan Filipina Alami Kerugian Rp224 Miliar

redaksi Sabtu, 07 Desember 2019 19:20 WIB
AP Photo/Aaron Favila
Topan Kammuri di Filipina telah renggut 13 nyawa dan kerugian hingga Rp224 miliar
Manila (SIB)
Topan Kammuri yang menerjang Filipina pekan ini telah merusak 135 sekolah dan menghancurkan hampir 1.200 rumah. Dengan total kerugian di daerah yang paling parah diterpa topan ini diperkirakan mencapai hampir US$16 juta (sekitar Rp224,4 miliar; kurs Rp14.029,90).

Selain itu, topan ini juga sudah menewaskan 13 orang. Namun, mereka tak merinci penyebab kematian 13 orang akibat badai tersebut. Sebelumnya pada Rabu (4/12), pihak berwenang mengatakan satu orang korban tewas tenggelam, sementara tiga korban lain tewas ditabrak pohon dan benda-benda yang beterbangan.

Topan Kammuri yang membawa angin kencang telah menggulingkan pohon-pohon dan meratakan rumah-rumah tipis di seluruh bagian utara negara itu. Topan ini juga menyebabkan bandara internasional Manila ditutup selama 12 jam.

Mark Timbal, juru bicara badan penanggulangan bencana nasional, mengatakan mereka belum menemukan tubuh korban tewas lain.

Ia menyebut angka ini kemungkinan masih akan terus bertambah. Sebab, saat ini para petugas masih melakukan penyelamatan dan verifikasi di lapangan. "Ada kemungkinan jumlah bertambah, tetapi kami berharap tidak melakukannya," kata Timbal.

Ratusan ribu orang yang tinggal di daerah terbuka atau dataran rendah sudah dievakuasi dari rumah mereka sebelum Kammuri menghantam pada Senin (2/12) malam. Tindakan ini menurut pemerintah telah mencegah jatuh korban yang lebih besar lagi.

Filipina dihantam oleh rata-rata 20 badai dan topan setiap tahun, menewaskan ratusan orang dan menempatkan orang-orang di daerah rawan bencana dalam keadaan kemiskinan konstan. Presiden Rodrigo Duterte dijadwalkan berkunjung ke wilayah Bicol, sebuah semenanjung selatan Manila yang dilanda angin topan.

Bandara Internasional Ninoy Aquino sempat ditutup sebagai tindakan pencegahan. Penutupan ini telah mengganggu lebih dari 500 penerbangan. Selain itu badai juga memaksa penundaan setengah dari program pertandingan SEA Games pada hari itu di Manila dan kota-kota terdekat. (CNNI/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments