Senin, 20 Jan 2020

Tidak Kerjakan PR, Anak Disuruh Mengemis

redaksi Jumat, 13 Desember 2019 19:36 WIB
SCMP
Bocah 10 tahun di China dihukum ayahnya menjadi pengemis karena tak mengerjakan PR
Shanghai (SIB)
Kepolisian China menemukan seorang anak laki-laki tengah mengemis di stasiun kereta api di kota Shanghai. Ternyata bocah berumur 10 tahun tersebut ditinggalkan sendirian di tempat itu oleh ayahnya sebagai hukuman karena tidak mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) yang diberikan gurunya.

Para polisi tiba di lokasi setelah mendapat telepon pukul 04.45 waktu setempat mengenai seorang anak yang duduk meminta-minta makanan. Kepada polisi, anak tersebut mengatakan bahwa dia telah berada di stasiun kereta selama 45 menit setelah ditinggal oleh ayahnya yang pergi bekerja.

"Saya dilaporkan oleh guru. Saya tidak mengerjakan PR saya," kata anak tersebut kepada polisi seperti dilansir media South China Morning Post, Kamis (12/12). Setelah mendapat laporan dari gurunya, sang ayah memberikan sebuah mangkok kepada anak tersebut dan menyuruhnya "mengemis makanan sebagai hukuman". Ketika polisi menanyakan apakah ayahnya dalam keadaan mabuk, anak yang tidak disebut namanya itu menjawab "tidak".

Para polisi kemudian membawa bocah tersebut ke kantor polisi dan memberikannya minuman hangat dan biskuit, lalu menghubungi ibunya. Sang ibu pun kemudian datang menjemput putranya itu. Wanita tersebut mengatakan kepada polisi bahwa suaminya marah karena putra mereka sering dilaporkan tidak mengerjakan PR-nya.

Insiden ini menuai kritikan dari para netizen. Banyak netizen menyatakan memahami kemarahan ayah sang bocah namun mengingatkan bahwa tindakan sang ayah membahayakan si anak.

"Apa yang dipikirkan ayahnya? Akan sangat terlambat jika sesuatu terjadi pada anak tersebut. Untunglah polisi datang," tulis seorang pengguna Weibo, jaringan seperti Twitter di China.

"Mengemis di stasiun kereta sangat berbahaya bagi anak tersebut," tulis pengguna Weibo lainnya. (Detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments