Rabu, 26 Jun 2019
  • Home
  • Luar Negeri
  • Stratolaunch, Pesawat Terbesar di Dunia Sukses Uji Terbang Pertama

Stratolaunch, Pesawat Terbesar di Dunia Sukses Uji Terbang Pertama

admin Selasa, 16 April 2019 12:08 WIB
SIB/THE VERGE / STRATOLAUNCH SYSTEMS
Penampakan Stratolaunch, yang berbadan ganda dengan lebar sayap 117 meter dan berat hingga 250 ton. Pesawat terbesar di dunia tersebut sukses melakukan uji terbang pertama, Sabtu (13/4) dari Pangkalan Udara dan Luar Angkasa Mojave, California.
California (SIB) -Stratolaunch, yang diklaim sebagai pesawat terbesar di dunia, telah sukses menjalani penerbangan untuk pertama kali, pada Sabtu (13/4) pagi. Pesawat buatan perusahaan peluncur roket, Stratolaunch tersebut memiliki berat 250 ton, dengan dua badan dan lebar sayap mencapai 117 meter. Pesawat itu lepas landas untuk kali pertama pada pukul 10.00 waktu setempat dari Pangkalan Udara dan Luar Angkasa di Mojave, California. "Penerbangan perdana tersebut berlangsung selama 150 menit sebelum pesawat kembali mendarat dengan selamat di landasan yang sama," ujar perusahaan Stratolaunch dalam pernyataannya, dikutip The Verge.

Ditambahkan perusahaan, pesawat Stratolaunch yang dirancang untuk meluncurkan roket dari udara menuju orbit tersebut mampu mencapai ketinggian 35.000 kaki atau lebih dari 10.000 meter dari permukaan tanah. Pesawat tersebut akan menjatuhkan roket yang langsung menyalakan mesinnya dan meluncur menuju orbit. Tapi tidak ada roket yang terpasang dalam penerbangan perdana itu.

Meski belum melakukan uji coba untuk peluncuran roket, dilaporkan bahwa perusahaan itu telah menandatangani kesepakatan dengan satu perusahaan, yakni Northrop Grumman, yang ingin menggunakan Stratolaunch untuk mengirimkan roket Pegasus XL ke luar angkasa. "Ini sungguh momen emosional bagi saya, secara pribadi, untuk menyaksikan burung raksasa ini terbang," kata CEO Stratolaunch, Jean Floyd.

Dilansir The Verge, dalam uji terbang perdana tersebut, pesawat telah menunjukkan kinerja sesuai dengan yang diharapkan, dengan mencapai kecepatan maksimum 280 kilometer per jam dan mencapai ketinggian 15.000 kaki (sekitar 4.500 meter). "Penerbangan berjalan lancar dan itulah yang Anda inginkan untuk penerbangan pertama," kata pilot uji coba, Evan Thomas. "Pesawat dapat terbang seperti yang telah kita simulasikan dan sesuai dengan yang kita prediksikan," tambahnya.

Pihak Stratolaunch tidak membuka tanya jawab usai konferensi pers dan tidak menyampaikan tahapan selanjutnya usai uji coba penerbangan yang sukses. Sebelum akhirnya melakukan uji terbang, pesawat Statolaunch telah berulang kali melakukan uji mesin dan melaju dalam berbagai kecepatan di landasan pacu di Mojave sejak 2017. (The Verge/kps/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments