Rabu, 19 Feb 2020
  • Home
  • Luar Negeri
  • Seorang Ibu Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan

Seorang Ibu Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan

redaksisib Rabu, 22 Januari 2020 21:55 WIB
tribunnews.com
Maria Plenkina ketika menjalani sidang di Kirov, Rusia, pada Jumat pekan lalu (17/1/2020). Ibu 21 tahun itu dipenjara selama 13 tahun setelah membiarkan anaknya yang berumur 3 tahun mati kelaparan, sementara dia berpesta.
Kirov (SIB)
Seorang ibu di Rusia harus menjalani hidup di penjara setelah mengakui pesta dengan teman selama seminggu, sementara membiarkan anaknya mati kelaparan. Maria Plenkina divonis penjara 13 tahun pada Jumat (17/1) di Kirov, setelah mengaku membunuh putrinya yang berusia tiga tahun, Kristina. Dilansir Daily Mail, Maria dipenjara setelah membiarkan Kristina mati kelaparan pada Februari 2019 lalu.

Dalam persidangan di kota 800 km timur Moskow, terungkap bahwa Maria sengaja meninggalkan si anak di apartemen hanya dengan sedikit makanan. Dalam apartemen itu, ibu berusia 21 tahun itu sama sekali tidak menyediakan air maupun menyalakan lampu, dan pergi pesta dengan teman begitu saja. Penyidik menyatakan, Maria mengaku dia sengaja mematikan air dan menutup pintu apartemen sebelum pergi selama seminggu. Selama berpesta dengan teman-temannya itu, media Rusia memberitakan bahwa Maria bersenang-senang, dan "menikmati waktunya".

Kristina ditemukan mati kelaparan dalam keadaan bugil dalam ruangan dingin setelah hanya makan ayam, yoghurt, dan sosis dari si ibu. Di pengadilan, jaksa menyatakan bahwa saking laparnya, bocah tiga tahun itu dikatakan berusaha memakan sabun mesin cuci. "Plenkina memahami bahwa apa yang dia perbuat merupakan tindakan yang keji dan jahat." jelas Hakim Roman Bronnikov.

Bronnikov menerangkan, selama sepekan, Maria bersenang-senang di bar dan mencari pekerjaan, dan baru kembali begitu tahu buah hatinya tewas. Bronnikov menerangkan, Maria sudah berbohong dengan mengatakan kepada ibu dan temannya bahwa Kristina sudah ada yang menjaga. Adapun sebelum ditinggalkan, bobot Kristina adalah sekira 7,7 kilogram, kurang dari setengah berat yang diharapkan dari anak tiga tahun. Ibu Maria, Irina Plenkina, sangat mendukung jaksa penuntut yang sudah meminta Hakim Bronnikov untuk memberikan hukuman berat.

Irina-lah yang pertama kali menemukan cucunya itu sudah meninggal ketika datang ke apartemen membawa hadiah untuk ulang tahun ketiga. Satu kelompok menggalang kampanye, dan menuntut hukumannya ditambah karena menganggapnya terlalu ringan. Adapun setelah menjalani hukumannya, Maria bakal berstatus tahanan rumah dengan durasi satu tahun. (Daily Mail/kps/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments