Jumat, 18 Okt 2019

Restoran Malaysia Sulit Rekrut Pekerja Lokal

Kamis, 16 Januari 2014 12:53 WIB
Kuala Lumpur (SIB)- Pemilik restoran di Malaysia bersedia menggaji warga lokal yang mau bekerja di sektor jasa itu hingga 2.000 ringgit per bulan, namun mereka mengaku sulit mendapatkannya.

Presiden Persatuan Pengusaha Restoran Muslim Malaysia (PRESMA) Noorul Hassan Saul Hameed mengatakan, saat ini hanya dua persen pekerja asing dari total 3,5 juta warga asing di negara ini bekerja di restoran.

Jumlah itu dinilai masih rendah sementara pengusaha restoran tidak mempunyai banyak pilihan dalam mendapatkan pekerja lokal yang dikatakan suka memilih-milih pekerjaan.

"Kita bisa membayar pekerja lokal gaji lebih dari 2.000 ringgit sebulan karena pekerja asing rata-rata mendapat gaji 1.500 saat ini. Namun berapa banyak warga lokal sanggup bekerja di restoran?

"Ada anggapan bahwa pekerja lokal hanya mau bekerja di tempat berhawa dingin seperti di pusat perbelanjaan sehingga menyulitkan kami mendapatkan pekerja lokal," katanya seperti dikutip media terbitan Kuala Lumpur, Rabu.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah Malaysia akan melarang semua restoran untuk mempekerjakan warga asing untuk menghindari membanjirnya pekerja asing di negara ini.

Selain itu, kata Noorul, satu dasar tetap berkaitan pekerja asing perlu dilaksanakan pemerintah karena pihaknya harus melalui berbagai proses untuk mendapatkan pekerja asing secara sah.

"Kami membelanjakan antara 2.000 hingga 3.000 ringgit untuk setiap pekerja asing karena harus membayar pajak dan bayaran kepada agen, langkah menghentikan pengambilan pekerja asing ini perlu diikuti dengan dasar yang lebih jelas," katanya.

"Kami seharusnya gembira jika rencana ini dilaksanakan karena tidak perlu memikirkan penginapan serta memberi makan dan mnum kepadapekerja asing," tambah dia. (Ant/q)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments