Minggu, 26 Mei 2019

Ratusan Pendukung Morsi Dijebloskan ke Penjara

Sabtu, 11 Januari 2014 12:02 WIB
Kairo (SIB)- Pengadilan Mesir menjebloskan 113 pendukung presiden terguling Mohamed Morsi ke penjara. Para demonstran pendukung Morsi ini divonis hingga 3 tahun penjara karena terlibat unjuk rasa tanpa izin yang berujung bentrokan dan kekerasan.

Seperti dilansir AFP, Jumat (10/1), pengadilan di Kairo menjatuhkan vonis 3 tahun penjara terhadap 63 pendukung Morsi atas keterlibatan mereka dalam unjuk rasa pada November lalu. Selain dibui, mereka juga dikenai denda masing-masing sebesar 50 ribu pounds Mesir atau setara Rp 87 juta.

Pemerintah Mesir yang dikuasai militer pasca penggulingan Morsi memberlakukan undang-undang baru sejak November 2013, yang isinya melarang semua bentuk unjuk rasa, kecuali yang mendapat izin dari pihak kepolisian.

Sebuah pengadilan lainnya di Kairo memvonis 24 pendukung Morsi dengan hukuman hingga 3 tahun penjara atas keterlibatan dalam geng teroris dan aksi penyerangan terhadap polisi dalam unjuk rasa. Sejak Desember 2013 lalu, otoritas Mesir menyatakan Ikhwanul Muslimin yang merupakan pendukung utama Morsi sebagai organisasi teroris.

Hal tersebut pasca serangan bom bunuh diri yang menewaskan 15 orang di salah satu markas kepolisian setempat. Otoritas Mesir meyakini Ikhwanul Muslimin merupakan dalang utama di balik serangan bom tersebut, meskipun tudingan tersebut telah dibantah.

Terakhir, pengadilan lainnya di Kairo mengadili dan menjatuhkan vonis 2,5 tahun penjara terhadap 26 mahasiswa dari Universitas Al-Azhar. Para mahasiswa tersebut diyakini melakukan vandalisme dan terlibat bentrokan dengan polisi di dekat asrama kampus mereka pada November 2013 lalu.

Pasca penggulingan Morsi pada 3 Juli 2013 lalu, para pendukungnya gencar melakukan unjuk rasa, bahkan hampir setiap hari untuk menuntut pembebasannya. Tak jarang, unjuk rasa ini berujung bentrokan dengan polisi dan juga dengan kelompok anti-Morsi.

Ribuan orang telah ditangkap dalam sejumlah bentrokan dan kekerasan yang terjadi di Mesir, termasuk para pemimpin Ikhwanul Muslimin. Morsi sendiri saat ini tengah menghadapi persidangan kasusnya atas tuduhan memerintahkan pembunuhan demonstran oposisi yang melawan dirinya ketika dia masih berkuasa. (Detikcom/W)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments