Jumat, 19 Jul 2019
  • Home
  • Luar Negeri
  • Ratusan Orang Muntah-muntah di Pesta Ulang Tahun Imelda Marcos

Ratusan Orang Muntah-muntah di Pesta Ulang Tahun Imelda Marcos

admin Jumat, 05 Juli 2019 17:52 WIB
Ilutrasi
Manila (SIB) -Lebih dari 200 orang jatuh sakit setelah menghadiri pesta ulang tahun ke-90 Imelda Marcos, mantan Ibu Negara Filipina yang terkenal, yang digelar di Manila. Mereka yang jatuh sakit diduga karena keracunan makanan. Seperti dilansir AFP, Kamis (4/7), sekitar 2.500 orang hadir dalam pesta ulang tahun janda mendiang diktator Ferdinand Marcos, yang digelar di stadion Manila pada Rabu (3/7) waktu setempat. Namun setelah para tamu mengonsumsi makanan dalam pesta itu, banyak yang muntah-muntah. Sejumlah ambulans dikerahkan untuk membawa teman-teman dan para pendukung Imelda Marcos ke rumah sakit setempat.

Meskipun Marcos dilengserkan dari kekuasaan sejak tahun 1986 silam, keluarga Marcos masih dihormati oleh banyak warga Filipina. Bahkan beberapa anggota keluarga Marcos baru-baru ini kembali ke dunia politik. "Ambulans-ambulans membawa orang-orang ke rumah sakit setelah mereka mengeluhkan pusing dan muntah-muntah. Mereka tampaknya mengalami keracunan makanan," sebut Ketua Palang Merah Filipina, Richard Gordon, kepada AFP.

Secara terpisah, Menteri Kesehatan Filipina, Francisco Duque, menuturkan kepada wartawan setempat bahwa jumlah orang yang jatuh sakit dalam pesta ulang tahun itu mencapai 260 orang. Salah satu korban yang jatuh sakit merupakan seorang wanita yang bernama Leonora, yang menyatakan keyakinannya bahwa orang-orang jatuh sakit karena mengonsumsi makanan yang disajikan dalam pesta ulang tahun itu.

"Saya tidak terlalu lapar jadi saya hanya makan telur dan sedikit nasi. Saya muntah dan ambulans membawa saya ke Rizal Medical Centre di mana saya diberi infus," tuturnya. "Saya menyalahkan kokinya. Semua orang tahu Madam (Imelda Marcos-red) tidak bisa disalahkan karena dia bukan yang memasak makanan itu," imbuh Leonora.

Pesta ulang tahun itu diwarnai acara menyanyi bersama juga beberapa pidato. Air minum botolan yang bertuliskan nama Imelda dan makanan yang disajikan dalam kotak-kotak plastik diberikan oleh para hadirin dalam pesta itu. Belum ada laporan soal tamu kehormatan dalam pesta ulang tahun itu yang juga jatuh sakit. Dalam pernyataan ke publik, keluarga Marco merilis permintaan maaf kepada seluruh korban dan berjanji akan bekerja sama dengan penyelidikan otoritas setempat. "Saya menyampaikan permohonan maaf saya dan meminta pemahaman Anda. Dipastikan bahwa kami akan terus membantu hingga semua orang pulih sepenuhnya," tutur putra Imelda, Ferdinand Junior, dalam pernyataannya.

Pada November tahun lalu, Imelda dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi yang masih terkait dengan era kediktatoran mendiang suaminya. Meskipun saat ini bebas dengan jaminan setelah mengajukan banding, Imelda masih terancam hukuman penjara puluhan tahun setelah dinyatakan bersalah telah menyalurkan (funnelling) dana sebesar US$ 200 juta melalui yayasan-yayasan di Swiss beberapa dekade lalu.

Mendiang suami Imelda, Ferdinand Marcos, bersama kroni-kroninya dituduh 'mencuri' US$ 10 miliar dari Filipina, kemudian kabur bersama keluarganya ke AS setelah kepemimpinannya berakhir tahun 1986 silam. Ferdinand meninggal dunia dalam pengasingan sekitar tiga tahun kemudian, namun keluarganya kembali ke Manila dan ke kancah politik Filipina.

Imelda baru saja menyelesaikan masa jabatannya sebagai anggota parlemen Filipina, sedangkan putranya, Ferdinand Junior, pernah menjadi Senator Filipina dan putri sulungnya, Imee, baru saja meraih kursi Senat dalam pemilu Mei lalu. Keluarga Marcos kini menjadi sekutu kuat Presiden Rodrigo Duterte, yang memerintahkan jenazah mendiang Ferdinand Marcos dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Manila meskipun diprotes publik. (AFP/dtc/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments