Kamis, 20 Jun 2019
  • Home
  • Luar Negeri
  • Perkosa dan Bunuh Bocah 8 Tahun, 6 Pria India Divonis Bersalah

Perkosa dan Bunuh Bocah 8 Tahun, 6 Pria India Divonis Bersalah

* 3 Pria India Terancam Hukuman Mati
admin Selasa, 11 Juni 2019 18:27 WIB
Ilustrasi
New Delhi (SIB) -Enam pria di India dinyatakan bersalah terkait pemerkosaan dan pembunuhan seorang bocah perempuan berusia 8 tahun. Tiga pria di antaranya terancam hukuman mati dalam kasus ini. Kasus yang terjadi di wilayah Jammu dan Kashmir tahun lalu ini, memicu kemarahan publik dan kritikan tajam untuk Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa dan menaungi Perdana Menteri (PM) PM Narendra Modi, setelah beberapa anggota partai itu menentang dakwaan dalam kasus itu.

Korban yang berasal dari komunitas lokal yang tinggal berpindah-pindah (nomadik) di area hutan Kashmir, diberi obat bius dan disekap di dalam sebuah kuil setempat. Oleh para pelaku, korban kemudian diserang secara seksual selama satu pekan sebelum dibunuh. Usai diperkosa, korban dicekik dan dipukuli dengan batu hingga tewas pada Januari 2018 lalu.

Disebutkan dalam dokumen dakwaan setebal 15 halaman bahwa penculikan, pemerkosaan dan pembunuhan bocah perempuan tersebut merupakan bagian dari upaya 'memusnahkan' komunitas minoritas yang hidup nomadik di area tersebut.

Pada Senin (10/6) waktu setempat, pengadilan tinggi India menjatuhkan vonis bersalah terhadap enam terdakwa dalam kasus ini. Keluarga korban menyambut baik vonis bersalah tersebut. "Ini adalah kemenangan kebenaran," ucap pengacara korban, M Farooqi, kepada wartawan di luar pengadilan. "Korban dan keluarganya mendapatkan keadilan hari ini. Kami puas dengan putusan hakim," imbuhnya.

Tiga terdakwa di antaranya, antara lain Sanji Ram, Deepak Khajuria dan Parvesh Kumar dinyatakan bersalah atas dakwaan pemerkosaan dan pembunuhan. Ketiganya terancam hukuman mati dalam kasus ini. Tiga terdakwa lainnya, yang bernama Surinder Kumar, Tilak Raj dan Anand Dutta, dinyatakan bersalah atas dakwaan yang lebih ringan yakni menghancurkan bukti. Belum diketahui kapan sidang pembacaan vonis hukuman digelar.

Pengacara para terdakwa, AK Sawhney, menuturkan kepada wartawan setempat bahwa klien-kliennya berencana mengajukan banding. Persidangan kasus ini berlangsung selama setahun terakhir. Awalnya terdapat delapan terdakwa dalam kasus ini. Namun terdakwa ketujuh yang bernama Vishal dinyatakan tak bersalah pada Senin (10/6) waktu setempat. Sedangkan terdakwa kedelapan, Farooqi, yang masih remaja tengah menunggu sidang yang digelar terpisah. (Detikcom/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments