Sabtu, 19 Okt 2019

Pembunuhan Eks Miss Venezuela, 7 Orang Ditahan

Jumat, 10 Januari 2014 15:40 WIB
Caracas (SIB)- Kepolisian Venezuela terus melakukan penangkapan terkait pembunuhan mantan Miss Venezuela Monica Spear dan suaminya. Sejauh ini sudah tujuh orang yang ditahan, termasuk seorang wanita dan dua remaja. Kejaksaaan setempat mengatakan, ketujuh orang tersebut ditahan atas "dugaan keterlibatan" dengan peristiwa tragis yang menimpa keluarga Spear. Menurut kejaksaan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (9/1), ketujuh orang tersebut kedapatan memiliki sejumlah benda-benda milik keluarga Spear. Ketujuhnya terdiri dari empat pria, seorang wanita dan dua ABG.

Monica Spear (29) dan suaminya, Thomas Henry Berry (39) tewas ditembak dalam upaya perampokan setelah mobil mereka mogok saat melintasi jalan raya di negara bagian Carabobo, Venezuela pada Senin, 6 Januari malam waktu setempat. Putri mereka, Maya Berry Spear terluka akibat tembakan di kaki kanan. Kondisinya saat ini stabil dan masih dalam perawatan di rumah sakit.

Lima orang telah ditahan dan diinterogasi terkait pembunuhan ini. Dikatakan direktur kepolisian forensik Jose Gregorio Sierralta, keluarga kecil tersebut tengah melintasi jalan tersebut ketika mobil mereka mengenai benda tumpul yang ditaruh di jalan. Mobil pun mogok. Ada dugaan benda tersebut sengaja diletakkan sebagai bagian dari rencana perampokan bersenjata. Dikatakan Sierralta, Spear kemudian mencegat sebuah truk derek yang berhenti untuk menolong mereka. Ketika dua pekerja truk tengah mengoperasikan derek, tiba-tiba lima pria bersenjata muncul.

Kedua petugas derek pun kabur ke kantor polisi yang jaraknya sekitar 1,5 kilometer dari lokasi. Sementara keluarga Spear masuk ke mobil mereka dan mengunci kendaraan. Namun para penyerang kemudian melepas tembakan berulang kali ke mobil tersebut lalu kabur.

Spear yang belakangan dikenal sebagai bintang opera sabun, tinggal di Amerika Serikat. Mantan ratu kecantikan Venezuela itu dan keluarganya tengah berlibur di negara asalnya ketika peristiwa mengenaskan itu terjadi. (Detikcom/f)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments