Senin, 21 Okt 2019
  • Home
  • Luar Negeri
  • Pebasket AS Nyanyikan Selamat Ulang Tahun kepada Kim Jong-Un

Pebasket AS Nyanyikan Selamat Ulang Tahun kepada Kim Jong-Un

Jumat, 10 Januari 2014 16:02 WIB
SIB/int
Dennis Rodman
PYONGYANG (SIB)- Mantan pebasket NBA yang terkenal Dennis Rodman kembali membuat sensasi. Kali ini, pebasket yang dijuluki "The Worm" ini menyanyikan lagu selamat ulang tahun kepada pemimpin Korea Utara (korut) Kim Jong-Un.

Ulah Rodman segera mendapat kecaman dari Amerika Serikat (AS). Negara asal pebasket yang senang mengganti warna rambut ini menentang perbuatan Rodman karena rekor kemanusiaan Korut yang buruk di mata dunia serta pembangunan nuklir mereka.

Rodman memang menjalin persahabatan dengan Kim. Dia pun telah beberapa kali diundang Kim ke Korut. Kunjungan terbaru Rodman ke Korut memang dikhususkan untuk menghadiri ulang tahun pemimpin negara komunis ini.

Selain menggelar partai persahabatan antara mantan bintang NBA dan tim Basket Korut, Rodman memberi kejutan dengan menyanyikan lagu selamat ulang tahun.

Dilansir dari Metro, Kamis (9/1), tidak hanya menyanyikan lagu khusus untuk Kim, Rodman juga kedapatan melakukan penghormatan dengan membungkukan badannya ke hadapan Kim.

Rodman menyebut aksinya ini sebagai sebuah diplomasi melalui basket. Tetapi, hal tersebut dicerca oleh warga AS. Kedekatan Rodman dengan Kim tidak digunakan untuk membebaskan Keneth Bae, seorang misionaris AS yang ditahan di Korut.

Minta Maaf Soal Tahanan Korea Utara
Dennis Rodman meminta maaf atas pernyataannya mengenai Kenneth Bae, misionaris Amerika Serikat yang dipenjarakan di Korea Utara. Rodman meminta maaf setelah mengatakan Bae, warga Amerika Serikat yang ditahan Korut karena kesalahannya sendiri.

Komentar itu dikeluarkan Rodman ketika menjawab wawancara televisi apakah ia akan mengangkat masalah Bae. Kini Rodman meminta maaf atas pernyataannya.

"Saya mengalami hari yang sangat menegangkan. Sebagian teman saya pulang karena mendapat tekanan dari keluarga dan rekan bisnis," kata mantan bintang basket itu.

Ia berada di Korea Utara bersama para mantan pemain basket Amerika untuk mengadakan pertandingan eksibisi dalam rangka ulang tahun pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.

"Mimpi saya melakukan diplomasi bola basket dengan cepat runtuh. Saya banyak minum. Itu bukan alasan tetapi ketika wawancara saya marah," tutur Rodman.

Rodman menjadi teman dekat Kim Jong-un dan menyebut kunjungannya ke Korea Utara sebagai diplomasi bola basket. Akan tetapi sejumlah pejabat Amerika Serikat mengecam tindakan Rodman karena dinilai mengabaikan catatan hak asasi manusia Korea Utara. (BBC)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments