Kamis, 21 Feb 2019

Paus Fransiskus Kunjungan Bersejarah ke Uni Emirat Arab

admin Jumat, 01 Februari 2019 14:39 WIB
Paus Fransiskus
Roma (SIB) -Paus Fransiskus mengatakan, dia segera membuka halaman baru dalam sejarah relasi antaragama dengan kunjungannya ke Uni Emirat Arab (UEA), Minggu (3/2). "Saya amat gembira...bisa menulis halaman baru relasi antaragama di negara Anda, menegaskan bahwa kita semua bersaudara meski berbeda," kata Paus Fransiskus dalam pesan video untuk rakyat UEA, Kamis (31/1). Dalam pesan yang disampaikan menggunakan bahasa Italia yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, Paus mengucapkan terima kasih kepada putra mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed al-Nahyan.

Sheikh Mohammed mengundang Paus Fransiskus dalam pertemuan lintas agama untuk membahas persaudaraan manusia pada 3-5 Februari mendatang. Paus menambahkan, kunjungan itu memberikan kesempatan kepadanya untuk bertemu lagi dengan "teman dan saudara tercinta" Sheikh Ahmed al-Tayeb. Sheikh Ahmed al-Tayeb adalah pemimpin otorita tertinggi Muslim Suni di Mesir. Kedua pemimpin agama ini pernah bertemu pada 2017.

Paus Fransiskus menjadikan perbaikan dan peningkatan hubungan antara Kristen dan Islam sebagai prioritas di masa kepemimpinannya. "Saya percaya pertemuan lintas agama merefleksikan keberanian dan kemauan untuk mengakui bahwa iman kepada Tuhan menjadi sarana persatuan bukan perpecahan, membawa kebersamaan meski berbeda, serta menyingkirkan kekerasan dan kebencian," ujarnya. Paus menambahkan, UEA adalah tempat yang mencoba menjadi model koeksistensi, persaudaraan antarmanusia, serta pertemuan budaya dan peradaban yang berbeda. "Saya menantikan kesempatan untuk bertemu orang-orang yang hidup di masa kini tetapi sudah menyaksikan masa depan," tambah Paus.

UAE selalu membanggakan toleransi beragama dan keragaman budayanya. Sudah sejak lama UAE mengizinkan umat Kristen beribadah dan membangun gereja. Hampir 80 persen warga UAE adalah pemeluk Islam, sedangkan umat Kristen sebanyak 9 persen dari seluruh penduduk negeri itu. Sedangkan sebagian besar umat Katolik negeri itu adalah para pekerja dari Afrika, Bangladesh, India, Pakistan dan Filipina. (AFP/Kps/h)
T#gs Fransiskus Uni Emirat ArabPaus
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments