Minggu, 05 Apr 2020
  • Home
  • Luar Negeri
  • Operasi Militer Gabungan Niger dan Prancis Tewaskan 120 Teroris

Operasi Militer Gabungan Niger dan Prancis Tewaskan 120 Teroris

Minggu, 23 Februari 2020 22:31 WIB
news.detik.com

Ilustrasi

Niamey (SIB)
Operasi militer gabungan pasukan Niger dan Prancis di wilayah Niger barat daya telah menewaskan 120 teroris. Pasukan juga menyita peralatan pembuat bom dan sejumlah kendaraan. Kementerian Pertahanan Niger menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (22/2), hingga 20 Februari, "120 teroris telah dilumpuhkan" dalam operasi di wilayah Tillaberi, dekat perbatasan dengan Mali dan Burkina Faso.

Kementerian Pertahanan menambahkan bahwa tak ada korban jiwa di pihak pasukan Niger maupun Prancis. Menteri Pertahanan Niger, Issoufou Katambe memuji "kerja sama kedua negara dalam perang melawan terorisme".

Otoritas di wilayah Tillaberi telah meningkatkan pengamanan, menutup pasar-pasar dan melarang lalu lintas motor setelah serangan-serangan oleh kelompok militan pada Desember 2019 dan Januari 2020 lalu menewaskan 174 tentara Niger. Status keadaan darurat telah diberlakukan di wilayah tersebut dalam dua tahun terakhir.

Sejak tahun 2015 silam, Niger telah berjuang melawan gelombang serangan militan di dekat perbatasan dengan Mali dan Burkina Faso di bagian barat, yang memperburuk situasi di wilayah Tillaberi dan Tahoua, di mana hampir 78 ribu orang telah mengungsi.

Tahun ini, pemerintah Prancis telah menyatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan jumlah personel militernya di wilayah Afrika barat tersebut dengan mengerahkan tambahan 600 tentara untuk bergabung dengan 4.500 tentara yang dilibatkan dalam operasi militer di wilayah itu. (Detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments