Rabu, 08 Jul 2020
PalasBappeda
  • Home
  • Luar Negeri
  • Kembali Dituduh Coba Sodomi Mantan Asisten, Anwar Ibrahim Mengaku Tidak Terkejut

Kembali Dituduh Coba Sodomi Mantan Asisten, Anwar Ibrahim Mengaku Tidak Terkejut

redaksi Sabtu, 07 Desember 2019 19:22 WIB
news.detik.com
Anwar Ibrahim
Kuala Lumpur (SIB)
Politikus terkemuka Malaysia, Anwar Ibrahim mengaku tidak terkejut atas munculnya tuduhan bahwa dirinya mencoba melakukan kekerasan seksual pada mantan asistennya, Muhammed Yusoff Rawther. Anwar mengatakan dirinya tidak kaget akan level politik kotor yang diarahkan padanya menjelang kongres partainya, Partai Keadilan Rakyat (PKR) akhir pekan ini.

"Ini sudah menjadi budaya di negara ini dan itu menjijikkan. Saya mendengar tentang hal ini bulan lalu, itu bukan hal baru ... dan upaya untuk mencoba dan mempengaruhi atau menyuap ... apapun ... ini adalah politik yang paling buruk dan membutuhkan keuletan tujuan dan keberanian untuk melanjutkan dengan agenda yang lebih besar," kata Anwar kepada para wartawan ketika ditanya apakah dia menduga akan ada lebih banyak serangan seperti ini menjelang atau selama kongres partai.

Sebelumnya dalam sebuah pernyataan, Anwar membantah tuduhan bahwa dia mencoba memaksa Yusoff untuk melakukan aktivitas seksual. Anwar menyebutnya sebagai fitnah tak berdasar. "Saya menyangkal secara tegas fitnah tak berdasar ini," tegas Anwar yang kini menjabat Ketua PKR yang berkuasa di Malaysia, dalam pernyataannya.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, tuduhan itu dilontarkan Yusoff yang pernah menjadi asisten peneliti bagi Partai Keadilan Rakyat (PKR) yang dipimpin Anwar. Tuduhan semacam ini menjadi yang kesekian kalinya menerpa Anwar yang sebelumnya pernah terjerat kasus sodomi.

Pada Rabu (4/12) kemarin, Yusoff yang berusia 26 tahun ini, merilis surat pernyataan di bawah sumpah yang isinya mengklaim Anwar pernah berusaha memaksanya melakukan oral seks dan anal seks di kantornya tahun lalu. Disebutkan Yusoff bahwa pernyataan tersebut dirilis baru-baru ini karena dia mengkhawatirkan keselamatannya.

Atas tuduhan tersebut, Anwar mengatakan bahwa sekretaris pribadinya, Shukri Saad, akan melaporkan tuduhan ini ke polisi. Anwar juga menyebut bahwa pengacaranya, Ramkarpal Singh, akan mengirimkan surat somasi kepada Yusoff. "Tindakannya dimaksudkan untuk menodai citra saya menjelang Kongres Nasional PKR ke-14 dan proses transisi kekuasaan," sebut Anwar dalam pernyataannya. (Detikcom/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments