Selasa, 10 Des 2019

Israel Gempur Hamas Usai Serangan Roket

redaksi Minggu, 17 November 2019 19:53 WIB
cnnimdonesia.com
Israel Gempur Hamas

Gaza (SIB)
Militer Israel melancarkan serangan-serangan udara terhadap kelompok Hamas di wilayah Jalur Gaza hari ini. Serangan dilakukan setelah roket-roket ditembakkan dari Gaza ke Israel, dua hari setelah gencatan senjata dimulai. Gencatan senjata diberlakukan sejak Kamis (14/11) pagi waktu setempat menyusul eskalasi sengit antara Israel dan Jihad Islam -- kelompok milisi Palestina terkuat nomor dua di Gaza setelah Hamas yang menguasai wilayah Palestina itu.


Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (16/11), bahwa pihaknya baru saja "menggempur target-target teror Hamas di Gaza". Militer Israel menyatakan pihaknya melancarkan serangan-serangan tersebut setelah "dua roket ditembakkan dari Jalur Gaza menuju wilayah Israel" dan dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel. Sumber keamanan Palestina mengatakan, serangan-serangan Israel itu ditujukan ke dua lokasi Hamas di utara Gaza.


Ini pertama kalinya Hamas menjadi target serangan Israel sejak eskalasi pekan ini terjadi pada Selasa (12/11) dini hari dengan Israel melakukan serangan udara yang menewaskan seorang komandan Jihad Islam. Serangan udara Israel itu memicu pembalasan Jihad Islam yang menembakkan roket-roket ke wilayah Israel. Militer Israel menyatakan bahwa sekitar 450 roket telah ditembakkan ke wilayahnya selama pertempuran tersebut dan sistem pertahanan udara telah mencegat puluhan roket di antaranya.


Israel pun kemudian merespons serangan-serangan roket itu dengan kembali melancarkan serangan-serangan udara. Serangan itu menargetkan lokasi-lokasi Jihad Islam lainnya dan unit-unit peluncuran roket dan rudal.


Setelah berlangsung selama dua hari dan menewaskan 34 warga Palestina, gencatan senjata pun disepakati. Namun sejauh ini situasi tetap sangat berbahaya, dengan serangan-serangan datang dari kedua belah pihak pada hari Jumat (15/11) waktu setempat setelah perjanjian mulai berlaku. (detikcom/c)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments