Sabtu, 07 Des 2019
  • Home
  • Luar Negeri
  • Donald Trump: Wali Kota London Sadiq Khan Adalah Bencana, Ganti Segera!

Donald Trump: Wali Kota London Sadiq Khan Adalah Bencana, Ganti Segera!

admin Senin, 17 Juni 2019 21:23 WIB
Washington (SIB) -Presiden Amerika Serikat Donald Trump melancarkan serangan ke Wali Kota London Sadiq Khan. Trump menyeru Khan untuk diganti sesegera mungkin. Serangan terhadap Khan dilancarkan Trump lewat akun Twitter resminya, @realDonaldTrump, pada Sabtu (15/6) kemarin. Cuitannya disertai dengan tanda seru.

"London butuh seorang wali kota baru sesegera mungkin. Khan adalah bencana - hanya akan menjadi lebih buruk!" cuit Trump. Dilansir AFP, Minggu (16/6), serangan ini Trump lancarkan sehari setelah dia menyebut Khan sebagai "pecundang sejati" atau "stone cold loser" dalam Bahasa Inggris.

Konteks cuitan Trump adalah mengomentari tentang tindakan kriminal di London, tiga pria terbunuh dalam kurun waktu 24 jam. Komentar tentang tindakan kriminal itu dicuitkan oleh kolumnis sayap kanan bernama Katie Hopkins yang dituding terkait Islamofobia. Hopkins pernah menyebut imigran sebagai "kecoa" pada 2015.

Sikap tajam Trump ini membuat Khan, yang sebelumnya disebut sebagai "pecundang sejati", mengkritisi karpet merah yang digelar untuk Trump dalam kunjungannya ke Inggris. Trump membalas, seharusnya Khan fokus saja ke penanganan kriminalitas di London, bukan fokus ke dirinya.

Komentar Trump ini juga muncul setelah lima serangan di London dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Tiga orang tewas dan tiga orang lainnya cedera. Juru bicara Khan menyatakan Khan tidak berniat mengomentari Trump. Pikiran Khan saat ini tengah bersama keluarga korban serangan. "Dia tidak akan membuang waktunya untuk merespons cuitan itu," kata juru bicara Khan, dilansir BBC.

Khan telah memberi pernyataan lewat akun Twitternya, @SadiqKhan. Dia menegaskan, tak ada tempat bagi kekerasan di kotanya. "Tak ada tempat bagi kejahatan kekerasan di kota kita, dan tak ada prioritas yang lebih tinggi untuk saya dibanding keamanan warga London," cuit Khan. Dia menyatakan polisi setempat sedang bekerja menangani situasi.

Khan adalah anak dari seorang sopir bus yang migrasi dari Pakistan ke Inggris pada era '60-an. Khan adalah Wali Kota London pertama dari masyarakat muslim. Dia memimpin sikap oposisi terhadap kedatangan Trump. Khan menulis di surat kabar, membandingkan Trump dengan diktator Eropa tahun 1930-an hingga 1940-an. Pada saat itu, juru bicara Wali Kota London menyebut cuitan Trump di Twitter sebagai "kekanak-kanakan".

Saat kunjungan ke London pada Juli 2018 lalu, Trump menuding Khan menjalankan "penanganan yang sangat buruk terhadap masalah terorisme". Trump menghubungkan isu imigrasi dengan gelombang kriminalitas berdarah di London. Perselisihan Trump vs Khan berlanjut saat Khan mengkritisi Trump yang menerbitkan larangan bepergian terhadap orang-orang dari negara muslim tertentu. (AFP/dtc/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments