Kamis, 16 Jul 2020
  • Home
  • Luar Negeri
  • Cuaca Dingin Ekstrem, Kanada Batalkan Sejumlah Acara Tahun Baru

Cuaca Dingin Ekstrem, Kanada Batalkan Sejumlah Acara Tahun Baru

Minggu, 31 Desember 2017 14:02 WIB
Ottawa (SIB)- Cuaca dingin ekstrem tidak hanya melanda Amerika Serikat (AS), tapi juga menyelimuti berbagai wilayah Kanada. Dampak dari cuaca ekstrem ini, sejumlah acara untuk merayakan Tahun Baru terpaksa dibatalkan dan arena ski ditutup untuk alasan keamanan.

Warga Kanada sebenarnya sudah terbiasa dengan cuaca dingin. Namun menjelang akhir tahun ini, musim dingin yang dirasakan warga setempat tergolong cukup ekstrem. Seperti dilansir AFP, Sabtu (30/12), suhu udara di dua kota Kanada, yakni Regina dan Winnipeg, dilaporkan nyaris mencapai minus 58 derajat Fahrenheit atau minus 50 derajat Celsius.

Di ibu kota Ottawa, otoritas setempat mengumumkan pembatalan beberapa acara untuk merayakan 150 tahun Konfederasi Kanada atau 'Canada 150' yang akan digelar akhir tahun ini. Konfederasi Kanada merupakan proses kolonisasi Kanada, Nova Scotia dan New Brunswick oleh Inggris menjadi satu Dominion Kanada. Konfederasi Kanada dilakukan pada 1 Juli 1867 silam.

Perayaan yang dijadwalkan digelar pada Sabtu (30/12) waktu setempat dan pada malam Tahun Baru pada Minggu (31/12), telah dimodifikasi karena cuaca dingin ekstrem. Terlebih badan prakiraan cuaca pada Kementerian Lingkungan Kanada telah merilis peringatan cuaca dingin ekstrem.

Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Kebudayaan Kanada menjelaskan bahwa modifikasi perayaan dilakukan demi alasan keselamatan dan kesehatan publik. Dalam modifikasi itu, penampilan sejumlah DJ dan artis hip-hop dibatalkan saat malam Tahun Baru, namun pertunjukan kembang api akan tetap digelar nantinya. Dampak lain dari cuaca ekstrem ini, turnamen hoki es 'Canada 150' yang digelar di rink es outdoor di depan Gedung Parlemen Kanada, terpaksa dipindahkan ke lokasi indoor.

Pada Jumat (29/12) waktu setempat, Kementerian Lingkungan Kanada merilis peringatan cuaca dingin ekstrem untuk enam dari 10 provinsi yang ada di negara itu. Enam provinsi yang dimaksud antara lain British Columbia yang ada di wilayah paling Kanada, kemudian Alberta, Saskatchewan, Manitoba, Ontario dan Quebec.

"Kami meminta seluruh warga Kanada dan para pengunjung untuk mempertimbangkan kondisi cuaca ekstrem dan berpakaian hangat serta bersiap sedemikian mungkin untuk mencegah radang dingin dan penyakit lainnya," demikian pernyataan pihak kementerian.

Sementara itu, resort ski Bromont di Quebec ditutup sementara sejak Jumat (29/12) sore waktu setempat karena cuaca ekstrem ini. "Karena prakiraan cuaca terbaru, juga demi alasan keselamatan serta permintaan dari Hydro-Quebec untuk mengurangi penggunaan listrik selama masa-masa puncak," terang pihak resort ski Bromont menjelaskan alasan penutupan sementara. (Detikcom/f)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments