Sabtu, 07 Des 2019

Bos Badan Intelijen Rusia Meninggal karena Sakit Parah

Jumat, 23 November 2018 12:31 WIB
Moskow (SIB) -Kepala Direktorat Intelijen Rusia, GRU, Kolonel Jenderal Igor Korobov dilaporkan telah meninggal pada Rabu (21/11). Dia meninggal di usia 62 tahun. Kabar duka tersebut telah dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Rusia melalui pernyataannya, yang dilansir kantor berita Rusia, TASS, Kamis (22/11). "Kepala Direktorat Intelijen Utama Angkatan Bersenjata Rusia, Igor Korobov telah meninggal pada 21 November akibat penyakit serius," kata sumber dari Kementerian Pertahanan. 

Igor Korobov, yang lahir pada 3 November 1956, telah bergabung dengan militer Rusia sejak 1973. Dia menempuh pendidikan militernya di sekolah tinggi penerbangan militer Stavropol, yang melahirkan para pilot dan ahli navigasi andalan Rusia. Korobov juga sempat memperoleh pendidikan militer di Akademi Militer Tentara Soviet dan Akademi Militer Staf Jenderal Angkatan Bersenjata Federasi Rusia. Dia kemudian bergabung dengan badan intelijen militer Rusia sejak 1985 dan menduduki berbagai posisi di GRU. Dia juga dikenal menguasai sejumlah bahasa asing. 

Selama bertahun-tahun mengabdi di militer Rusia, Korobov telah menerima sejumlah medali dan penghargaan. Pada 2016, Korobov ditunjuk menjadi kepala GRU, menggantikan Igor Sergun yang telah meninggal pada Januari 2016. Namun setelah Korobov diumumkan meninggal, otoritas Rusia belum mengumumkan penggantinya. Beberapa waktu terakhir, GRU dituduh terlibat dalam sejumlah kasus kontroversial yang melibatkan Rusia di luar negeri, termasuk kasus serangan racun syaraf Novichok di Inggris yang nyaris membunuh mantan agen Sergei Skripal dan putrinya Yulia. Selain GRU, Rusia juga memiliki dua badan intelijen lain, yakni badan keamanan FSB dan SVR, yang mengurusi intelijen asing. (Sky News/TASS/kps/l)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments